Kantin RSUD Gambiran Kediri Disulap Jadi Ruang Perawatan Covid-19

Oleh Liputan6.com pada 01 Jul 2021, 20:14 WIB
Diperbarui 01 Jul 2021, 20:14 WIB
Gambar ilustrasi Virus Corona COVID-19 ini diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Centers For Desease Control And Prevention (CDC). (AFP)
Perbesar
Gambar ilustrasi Virus Corona COVID-19 ini diperoleh pada 27 Februari 2020 dengan izin dari Centers For Desease Control And Prevention (CDC). (AFP)

Liputan6.com, Kediri - Manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gambiran Kota Kediri menyulap kantin untuk ruang perawatan pasien COVID-19, menyusul melonjaknya pasien corona dirawat.

"Ruang kantin ini tidak difungsikan selama pandemi, jadi sekarang bisa dimanfaatkan untuk ruang perawatan," kata Wakil Direktur Pelayanan RSUD Gambiran Kota Kediri I Nengah Gangga di Kediri, dikutip dari Antara, Kamis (1/7/2021).

Gangga mengungkapkan, tingkat keterisian tempat tidur isolasi di RSUD Gambiran Kota Kediri saat ini sudah mencapai 72 persen dari batas psikologis di bawah 70 persen.

Sedangkan dari pasien yang masuk rumah sakit rujukan di Kota Kediri, sekitar 40 persen pasien berasal dari Kota Kediri dan selebihnya dari kota/kabupaten sekitarnya bahkan hingga dari wilayah pantura.

RSUD Gambiran Kota Kediri telah memanfaatkan ruang perawatan biasa menjadi ruang isolasi dengan kapasitas kurang lebih 90 tempat tidur. Fasilitas di ruang tersebut sama seperti ruangan yang lain, meliputi tempat tidur otomatis, oksigen, pendingin ruangan, makan minum gratis, pelayanan dokter spesialis dan pemeriksaan penunjang dengan peralatan yang memadai.

Seiring jumlah pasien yang terus bertambah, kini ruangan untuk kantin juga dimanfaatkan sebagai tempat perawatan pasien COVID-19.

RSUD Gambiran Kediri menambah sekitar 10 tempat tidur isolasi untuk merawat pasien. Ruang perawatan juga diberikan sekat pemisah antara pasien laki-laki dan perempuan. Saat ini, tempat tidur di ruangan kantin sudah terisi delapan pasien dari 10 tempat tidur yang disediakan.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Pelayanan Terbaik

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Kediri dokter Fauzan Adima mengatakan bahwa penambahan fasilitas tempat tidur isolasi tersebut juga atas perintah dari Wali Kota Kediri. Selain RSUD Gambiran Kediri, juga dilakukan oleh rumah-rumah sakit di Kota Kediri.

"Sesuai arahan Wali Kota Kediri, sebagai Kota Pelayanan atau The Service City maka kita harus memberikan pelayanan yang terbaik termasuk dalam bidang kesehatan," kata Fauzan Adima.

Menurut Fauzan, dalam rapat dengan semua manajemen rumah sakit di Kota Kediri, Wali Kota Kediri telah minta semua rumah sakit untuk menambah tempat tidur isolasi.

"RS Bhayangkara dan RSM Achmad Dahlan sudah mulai menambah tempat tidur dan ini disusul RS DKT sehingga saat ini total ada 464 tempat tidur di seluruh RS Kota Kediri," kata dia.

Di Kota Kediri, hingga Selasa (29/6) terdapat 1.537 orang yang terkonfirmasi positif COVID-19. Terdapat 106 orang yang masih dirawat, 1.279 orang telah sembuh dan 152 orang telah meninggal dunia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya