VIDEO: Batu Kerikil Bisa Bergerak Hebohkan Warga Jember, Polisi Turun Tangan

Oleh Yusron Fahmi pada 21 Jun 2021, 10:32 WIB
Diperbarui 21 Jun 2021, 10:32 WIB

Liputan6.com, Jakarta Dari rekaman video amatir milik warga, viral sebuah batu kerikil bergerak sendiri dan menghebohkan warga di Jember, Jawa Timur. Batu tersebut pertama kali ditemukan oleh tukang bangunan di SMP Negeri 1 Mayang pada (17/06/2021).

Karena berita ini menghebohkan, polisi ikut turun tangan untuk mengecek batu tersebut. Dan diduga batu tersebut buatan tangan manusia yang digunakan untuk atraksi sulap. Berikut seperti dilansir pada Liputan6, (20/6/2021).

Inilah unggahan video batu kerikil yang belakangan menghebohkan warga Jember, Jawa Timur, dalam beberapa hari terakhir. Batu ini terlihat aneh, karena bisa bergerak sendiri. Video inipun viral usai diunggah salah satu akun di media sosial facebook.

Batu berwarna hitam ini awalnya ditemukan seorang tukang bangunan, saat menggali tanah di area Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Mayang, Jember (17/6) lalu.

“Kenapa ini, apakah di luar itu karena ada gravitasi bumi, atau gelombang elektromagnetik, saya pikir ke sana, saya keluar, pasa saya taruh di paving ternyata bisa jalan,” kata Edy Sucipto, Wakil Kepala SMPN 1 Mayang.

Karena mengundang kehebohan, polisi mendatangi lokasi. Meski secara fisik mirip dengan batu kerikil, setelah diperiksa batu itu ternyata buatan tangan manusia, yang diduga sengaja dibuat sebagai properti sulap.

Jika terkena sinar, batu ini langsung bergetar, bahkan dapat bergerak sendirinya. Agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak tertentu, termasuk sebagai sarana praktek penipuan, polisi akhirnya mengamankan batu itu ke Mapolsek Mayang.

“Kepada masyarakat yang SDMnya rendah, karena batu itu bisa bergetar dan bisa berjalan, bisa nantinya mencari rupiah, apabila orang yang dateng ke yang megang batu tersebut,” terang Iptu Bejuel Nasution, Kapolsek Mayang.

Meski kini telah terungkap latar belakangnya, asal muasal batu tersebut sehingga ditemukan di area sekolah hingga kini masih tidak diketahui.