Desa Sewulan Jadi Kluster Baru Covid-19 di Madiun, 10 Orang Positif

Oleh Liputan6.com pada 21 Jun 2021, 12:05 WIB
Diperbarui 21 Jun 2021, 12:05 WIB
Banner Ilustrasi Covid-19 di Indonesia
Perbesar
Banner Ilustrasi Covid-19 di Indonesia (Liputan6.com/Triyasni)

Liputan6.com, Surabaya - Satgas Covid-19 Madiun harus bekerja lebih keras melawan penyebaran Covid-19 di wilayahnya.  Belum selesai penanganan klaster hajatan di Dukuh Bulurejo, Desa Bantengan, Kecamatan Wungu, kini muncul klaster baru di Desa Sewulan, Kecamatan Dagangan. Sepuluh warga di desa tersebut dinyatakan positif Covid-19.

Dikutip dari Solopos, Minggu (20/6/2021), kampung tersebut sudah dipasangi bendera merah sebagai tanda wilayah tersebut masuk zona merah penularan virus corona, sehingga untuk sementara waktu lokasi tersebut ditutup untuk umum.

Ketua RT 022 Desa Sewulan, Agus Wahyuden menyatakan, munculnya klaster penularan di Desa Sewulan Madiun itu berawal dari seorang warga yang hendak pergi kerja ke luar negeri. Kemudian warga tersebut rapid test antigen di Surabaya dan dinyatakan positif.

Setelah hasil rapid test antigen positif, warga itu kemudian pulang ke rumah dan menjalani tes swab PCR di RSUD Dolopo.

10 Kasus

"Ceritanya, dia ini mau ke luar negeri. Antigen di Surabaya, ternyata positif. Pulang ke rumah kemudian swab, hasilnya positif," kata dia.

Agus menyampaikan setelah terdeteksi positif, kemudian dilakukan tracing dan ditemukan ada sepuluh orang yang ternyata juga positif Covid-19. Semua warga yang positif telah diisolasi di RSUD Dolopo.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓