4 Warga Pamekasan Positif Covid-19 Dijemput Petugas untuk Dikarantina

Oleh Liputan6.com pada 16 Jun 2021, 13:26 WIB
Diperbarui 16 Jun 2021, 13:26 WIB
Forkopimda dan sejumlah kiai berkeliling dengan mobil patroli mengimbau masyarakat untuk memakai masker, di Bangkalan, Madura. (Foto: Liputan6.com/Musthofa)
Perbesar
Forkopimda dan sejumlah kiai berkeliling dengan mobil patroli mengimbau masyarakat untuk memakai masker, di Bangkalan, Madura. (Foto: Liputan6.com/Musthofa)

Liputan6.com, Pamekasan - Satgas Penanganan COVID-19 Pemerintah Kabupaten Pamekasan menjemput sebanyak empat orang warga setempat yang diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil tes usap antigen di pos penyekatan Jembatan Suramadu.

"Saat ini keempat orang itu telah tiba di Pamekasan dan yang bersangkutan dikarantina di Gedung Islamic Center Pamekasan," kata Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Pamekasan Arif Rachmansyah, Selasa malam, 15 Juni 2021.

Keempat orang itu masing-masing dua orang asal Kecamatan Palengaan, satu orang asal Kecamatan Galis, dan seorang lagi asal Kecamatan Pamekasan, dilansir dari Antara.

Keempat orang itu dijemput ke posko penyekatan di Jembatan Suramadu, setelah tim Satgas COVID-19 Pemprov Jatim melakukan koordinasi dengan Satgas COVID-19 Pemkab Pamekasan.

"Satgas COVID-19 Pemprov Jatim menginformasikan ada empat warga Pamekasan yang positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan tes cepat antigen," katanya.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Tak Bawa Surat

Corona Bangkalan
Perbesar
Satgas Covid 19 Bangkalan menyemprotkan cairan disinfektan di sebuah tempat pusat perbelanjaan

Saat menerima informasi itu, Satgas COVID-19 Pemkab Pamekasan langsung menugaskan tim medis untuk menjemput keempat orang warga Pamekasan itu.

"Dan mereka itu dilakukan rapid test di lokasi penyekatan di Jembatan Suramadu, karena tidak membawa surat keterangan bebas COVID-19 atau tidak melakukan rapid test sebelum bepergian," katanyaf.

Padahal, semua warga Madura, termasuk warga Pamekasan, yang hendak masuk ke Surabaya harus dinyatakan bebas dari COVID-19 berdasarkan hasil tes cepat antigen, demikian Arif Rachmansyah.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Menarik Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓