DPRD Surabaya Turun Tangan Bantu ART yang Disiksa Majikan

Oleh Liputan6.com pada 13 Mei 2021, 18:00 WIB
Diperbarui 13 Mei 2021, 18:00 WIB
Ilustrasi majikan siksa ART di Surabaya
Perbesar
Ilustrasi kekerasan ART di Surabaya. Foto: Pixabay.com

Liputan6.com, Surabaya- Seorang asisten rumah tangga (ART) berinisial EAS (45) menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh majikannya di Manyar Surabaya. Kekerasan yang dialami EAS ini membuat DPRD Surabaya turun tangan dan memberi perlindungan kepadanya.

“Kami update terus perkembangan ART yang disiksa majikannya, tadi jug asudah ada rapat dengan DP5A dan dinas sosial,” ujar Khusnul Khotimah, ketua komisi D DPRD Surabaya, seperti yang dikutip dari Timesindonesia.co.id, Rabu (12/5/2021).

EAS telah dibawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk mempercepat proses pemulihan. Menurut Khusnul, pilar-pilar sosial dalam hal penanganan kasus seperti ini menjadi sangat penting. Demikian pula DP5A yang juga memiliki call center serta satgas di setiap kecamatan.

“Kami berharap kejadian kekerasan terhadap ART ini tidka terjadi lagi di Surabaya, pemkot harus lebih mengintensifkan pilar-pilar sosial,” ucapnya.

Ketua komisi D DPRD Surabaya ini juga berpendapat memastikan perlindungan anak dan perempuan sampai di tingkat RT dan RW, sama dengan menjaga kota secara keseluruhan. Artinya, lurah juga menjadi ujung tombak dari layanan ini.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓