Panduan Merayakan Hari Raya Idul Fitri Saat Pandemi Covid-19 di Kota Kediri

Oleh Liputan6.com pada 10 Mei 2021, 00:30 WIB
Diperbarui 10 Mei 2021, 00:30 WIB
Idul Fitri dan Pandemi
Perbesar
Seorang pria yang mengenakan masker berdoa di sebelah ruang yang telah ditentukan sebelumnya, dengan menerapkan pembatasan sosial yang diberlakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 sebelum salat Idul Fitri, di Masjid Agung Durres, Albania pada 24 Mei 2020. (Photo by Gent SHKULLAKU / AFP)

Liputan6.com, Surabaya- Pemkot Kediri mengimbau masyarakat melaksanakan salat Idul Fitri 2021 di rumah karena pandemi Covid-19. Sebab, saat ini masih ada penambahan kasus Covid-19 di Kediri.

Selain dianjurkan salat Idul Fitri di rumah, pelaksanaan takbir keliling di Kota Kediri juga ditiadakan. Untuk takbir bisa dilakukan di masjid dan musala secara terbatas maksimal 10 persen dari kapasitas dengan protokol kesehatan ketat.

Selain itu, kegiatan takbir juga bisa dilakukan secara virtual. Untuk open house maupun halal bihalal di lingkungan kantor maupun komunitas juga tidak diberikan izin. Sedangkan silaturahmi dalam rangka Idul Fitri hanya dilakukan bersama keluarga terdekat.

Menurut Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar situasi Covid-19 di wilayahnya sekarang mirip dengan awal Covid-19. Jumlah kasus bertambah satu sampai tiga per hari dan terjadi lonjakan setelah libur.

“Contoh setelah ada hari libur panjang tahun lalu penambahannya jadi 13, 15, 18 kasus yang tercatat," ujarnya di Kediri, seperti yang dikutip dari Antara, Minggu (9/5/2021).

Ia mengungkapkan, ketimbang tahun lalu, penyebaran Covid-19 kini lebih meluas. Pemkot Kediri mengantisipasi supaya tidak terjadi lonjakan kasus agar perekonomian tetap berjalan.

Pemkot Kediri juga memperhatikan kepulangan pekerja migran Indonesia (PMI) dengan membuat tempat karantina. Setiap kelurahan di Kota Kediri memiliki tempat karantina.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓