Kesiapan Listrik Jawa Bali Jelang Lebaran 2021

Oleh Dian Kurniawan pada 08 Mei 2021, 06:04 WIB
Diperbarui 08 Mei 2021, 06:04 WIB
Ilustrasi Listrik
Perbesar
Ilustrasi Listrik (sumber: Pixabay)

Liputan6.com, Surabaya - Menteri ESDM Arifin Tasrif didampingi Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini mengunjungi PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) untuk mengecek kesiapan sistem kelistrikan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah.

Pemantauan dilakukan langsung melalui I-CORE (Intelligent Centre of Optimization for Reliabilty and Efficiency) PT PJB, yang merupakan produk inovasi dalam teknologi pengelolaan pembangkit berbasis digital 4.0.

"Digitalisasi Pembangkit PJB sudah dijalankan dengan baik, mulai dari pengawasan dan perbaikan," ujarnya, ditulis Jumat (7/5/2021).

Menteri ESDM menyatakan, dalam era digitalisasi yang sudah ada di depan mata, seluruh karyawan PLN dan PJB harus tanggap terhadap perubahan. Dia juga mengapresiasi kinerja PJB dalam menerapkan digitalisasi pembangkit ini.

"Semua karyawan PJB dan PLN harus dapat menghadapi perkembangan teknologi sehingga semakin mengoptimalkan performa pembangkit dan memberikan manfaat dalam menghadirkan listrik berkualitas kepada masyarakat luas," ucapnya.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini juga menyampaikan apresiasi atas pencapaian PJB dalam implementasi digitalisasi pada pembangkit.

“PJB menjalankan pilar transformasi dari PLN yaitu "Lean" dengan baik. salah satunya melalui digitalisasi pembangkit dan saya menyambut baik upaya-upaya yang dilakukan," ujar Zulkifli.

 

**Gempa Cianjur telah meluluhlantakkan Bumi Pasundan, mari bersama-sama meringankan penderitaan saudara-saudara kita di Cianjur dengan berdonasi melalui: rekening BCA No: 500 557 2000 A.N Yayasan Pundi Amal Peduli Kasih. Bantuan akan disampaikan dalam bentuk sembako, layanan kesehatan, tenda, dll. Kepedulian kita harapan mereka.

Saksikan video pilihan di bawah ini:


Peran Penting

Sekedar diketahui, melalui ICORE dapat dilakukan proses pemantauan operasional, menganalisis, dan mendiagnosis kondisi pembangkit secara digital dan real time, melalui pengoptimalan sensor yang ada di mesin pembangkit-pembangkit di unit.

I-CORE dapat menghasilkan rekomendasi pemeliharaan atau perbaikan yang diperlukan, maupun untuk menggerakan peralatan secara otomatis sehingga tercapai keandalan dan efisiensi yang optimal.

Saat ini, ICORE sudah diimplementasikan pada 14 Unit Pembangkit PT PJB tersebar dan selanjutnya secara bertahap ICORE akan diterapkan di seluruh Unit Pembangkit karena ICORE memiliki peran penting dalam menjaga pembangkit-pembangkit PJB dapat beroperasi dengan baik dan menghadirkan listrik yang berkualitas.

Lanjutkan Membaca ↓

* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta Liputan6.com 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya