PMI: 17.565 Warga di Malang Terdampak Gempa

Oleh Liputan6.com pada 15 Apr 2021, 07:37 WIB
Diperbarui 15 Apr 2021, 07:37 WIB
Keluhan Warga Soal Penanganan Pasca Bencana Gempa Di Malang
Perbesar
Rumah warga di Desa Majangtengah, Dampit, Kabupaten Malang, rusak parah terdampak gempa yang terjadi pada Sabtu, 10 April 2021 (Liputan6.com/Zainul Arifin)

Liputan6.com, Surabaya - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang mencatat sebanyak 17.565 warga setempat terdampak gempa pada Sabtu, 10 April 2021.

Sekretaris PMI Kabupaten Malang Aprilijanto mengatakan, warga terdampak gempa itu berasal dari 3.513 keluarga di kabupaten itu.

"Korban terdampak di Kabupaten Malang tercatat 3.513 keluarga atau sebanyak 17.565 jiwa," katanya dikutip dari Antara, Rabu (14/4/2021).

Ia mengatakan dari total warga terdampak tersebut, berdasarkan catatan PMI Kabupaten Malang hingga 13 April 2021, ada 320 orang yang telah mengungsi.

Untuk menampung para pengungsi, PMI Kabupaten Malang menyiapkan tempat pengungsian sementara di empat titik, yakni Desa Jogo Mulyan, Sumber Tangkil, Majang Tengah, dan Pamotan.

"Untuk pengungsi, tercatat ada sebanyak 320 jiwa," kata Aprilijanto.

2 dari 3 halaman

4.404 Rumah Rusak

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, 4.404 rumah rusak akibat gempa bumi di daerah itu, meliputi 1.925 rumah rusak ringan, 1.319 rusak sedang, dan 1.160 rusak berat.

Kerusakan lainnya, 170 bangunan sekolah, 64 rumah ibadah, 12 fasilitas kesehatan, dan 15 fasilitas umum lainnya. Gempa bumi itu menyebabkan kerusakan di 29 kecamatan, dari total 33 kecamatan di Kabupaten Malang.

Jumlah korban jiwa di Kabupaten Malang dalam peristiwa itu tercatat empat orang, sedangkan 104 lainnya luka-luka.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓