Atasi Sampah Plastik Perlu Komitmen dari Semua Pihak

Oleh Liputan6.com pada 31 Mar 2021, 07:54 WIB
Diperbarui 31 Mar 2021, 19:55 WIB
Ilustrasi sampah plastik
Perbesar
Ilustrasi sampah plastik (dok.unsplash/ Nick Fewings)

Liputan6.com, Surabaya - Sampah plastik masih menjadi masalah yang pelik saat ini. Dengan jumlah penduduk yang besar, Indonesia sampah plastik menjadi masalah yang cukup besar.

Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah, Sampah, dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Rosa Vivien Ratnawati menyatakan, masalah penanganan sampah tidak dapat dilakukan hanya oleh satu pihak.

"Diperlukan komitmen dari semua pihak terkait. Tidak perlu diperdebatkan metode pendekatan mana yang lebih baik, asalkan hal itu efektif dan bisa membantu mengatasi masalah pengelolaan sampah plastik. KLHK sangat mengapresiasi kerja sama berbagai pihak dalam membantu mengatasi permasalahan sampah ini," ujarnya, Rabu (31/3/2021).  

Jumlah sampah plastik yang sangat besar tak lepas dari keberadaan plastik sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Daur ulang memang menjadi solusi utama. Upaya mengelola plastik bekas pakai untuk digunakan kembali atau menjadi bahan yang bermanfaat ini makin marak.  

"Langkah awal yang dapat dilakukan adalah mengenali jenis plastik yang digunakan. Lihat di sekeliling rumah, jenis konsumsi plastik apa yang sering digunakan dan bagaimana sifat daur ulangnya," ujarnya.

Sustainability Director PT Tirta Fresindo Jaya Ronald Atmadja mengatakan, pihaknya mengajak semua pihak melakukan pilah sampah dan daur ulang, mulai dengan memilah sampah berdasarkan tipenya yaitu sampah organik, sampah yang bisa didaur ulang, dan sampah residual.

Ronald menambahkan, sebagai salah satu produsen air minum yang menggunakan bahan baku plastik jenis PET, pihaknya memiliki komitmen bersama Asosiasi Daur Ulang Plastik Indonesia (ADUPI) dan Ikatan Pemulung Indonesia (IPI) untuk mengelola sampah plastik melalui program Gerakan Ekonomi Sirkular Nasional. 

2 dari 3 halaman

Permintaan Sampah Plastik Meningkat

 

Ketua Umum Asosiasi Daur Ulang Platik Indonesia (ADUPI) Christine Halim menyatakan, industri daur ulang mencatat peningkatan permintaan sampah plastik PET rata-rata tujuh Persen setiap tahun.

“Nilai jual galon plastik PET bekas pakai termasuk tinggi mengingat manfaat daur ulangnya yang juga tinggi," ujarnya. 

Gerakan daur ulang global yang dideklarasikan sebagai Global Recyling Day tahun ini memasuki tahun keempat. Gerakan global yang jatuh setiap tanggal 18 Maret ini mengajak masyarakat dunia untuk berperan aktif dalam kegiatan daur ulang.

Tema yang diangkat pada Global Recycling Day 2021 adalah #RecyclingHeroes yang dimaksudkan untuk memberikan pengakuan kepada individu, masyarakat, tempat, dan aktivitas yang menunjukkan bagaimana daur ulang memberikan kontribusi kepada pelestarian lingkungan untuk masa depan bumi yang lebih baik.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓