Polda Jatim Terjunkan Psikolog Pulihkan Trauma Anak Korban Longsor Nganjuk

Oleh Liputan6.com pada 18 Feb 2021, 09:33 WIB
Diperbarui 18 Feb 2021, 09:33 WIB
Tim Sar evakuasi korban longsor di Nganjuk. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)
Perbesar
Tim Sar evakuasi korban longsor di Nganjuk. (Dian Kurniawan/Liputan6.com)

Liputan6.com, Surabaya - Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nico Afinta bersama Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto meninjau lokasi bencana longsor di Dusun Selopuro, Desa/Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.

Dia menyatakan, ada 400 personel gabungan dari TNI, Polri dan Tagana serta para relawan yang telah diterjunkan untuk mencari korban yang masih tertimbun tanah longsor Nganjuk. Anjing pelacak juga turut dikerahkan untuk mendeteksi korban yang ada di titik-titik tertentu.

"Kami juga menerjunkan psikolog untuk melakukan trauma healing untuk memulihkan trauma bagi anak-anak korban bencana," ujarnya.

Kapolda menyatakan hingga saat ini ada enam korban longsor Nganjuk yang belum ditemukan. 

 

2 dari 3 halaman

Hujan Tinggi

Sebelumnya, bencana longsor dipicu hujan dengan intensitas sedang sampai tinggi pada Minggu (14/2) yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB sampai 19.00 WIB, mengakibatkan tebing longsor di Dusun Selopuro, Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, Nganjuk, pada pukul 18.00 WIB.

Sejumlah posko relawan di sekitar lokasi didirikan dari berbagai lembaga, komunitas hingga partai politik.

Beberapa pejabat juga hadir untuk meninjau sekaligus memberikan santunan kepada keluarga korban, antara lain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial Tri Rismaharini dan Menko PMK Muhadjir Effendi. 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Lanjutkan Membaca ↓