VIDEO: Kuliner Khas di Musim Penghujan, Belalang Goreng

Oleh Yusron Fahmi pada 14 Feb 2021, 14:59 WIB
Diperbarui 14 Feb 2021, 14:59 WIB

Liputan6.com, Jakarta Sebuah warung di Nganjuk, Jawa Timur, menyajikan kuliner unik khas musim penghujan, yakni belalang goreng. Menyiasati sepinya pembeli, karena dampak pandemi Covid-19, penjual belalang goreng melayani penjualan daring melalui media sosial. Berikut kita simak videonya pada Liputan6, (11/2/2021).

Inilah warung Mita Ndut yang berlokasi di tengah hutan, Desa Ngluyu, Kecamatan Ngluyu, Nganjuk, Jawa Timur. Tak hanya lokasinya yang unik karena berada di tengah hutan, menu yang dijual pun tak biasa, yakni belalang goreng. Di musim penghujan seperti sekarang, warung ini memanjakan para pecinta kuliner ekstrem dengan sajian belalang goreng pedas. Rasanya yang khas, bahkan diklaim lebih gurih daripada udang 

“Ini kayak urang (udang), tapi urangnya gunung, jadi gurihnya seperti urang, cuma di sini ada kakinya, sehingga rasanya lebih menantang daripada udang,” tutur Pariyono, Penggemar Belalang Goreng.

Mita Ndut belum setahun membuka warung ini, setelah diberhentikan dari pabrik tekstil, karena pandemi Covid-19. Ia pun memutar otak untuk usaha kuliner yang tidak biasa. Melihat banyaknya belalang di saat musim hujan, Mita Ndut memutuskan untuk membuka warung, dengan sajian unik belalang goreng pedas sebagai menu andalannya.

Mita ndut membeli belalang seharga Rp 400 ribu setiap 5 kilogramnya. Belalang goreng biasanya, disajikan dengan nasi putih atau nasi jagung. Untuk memenuhi pelanggannya di masa pandemi, pemilik warung juga menjual secara daring melalui media sosial.

“Dibersihin, setelah itu kita cuci bersih dengan air mengalir, setelah itu kita goreng tanpa bumbu dulu, kita goreng sampai kering, setelah itu bumbu kita goreng sampai agak matang, kita masukkan walang (belalang) kita aduk dan disajikan,” ungkap Mita Ndut, Pemilik Warung Belalang Goreng.

Bagi Anda, para pecinta kuliner ekstrem yang melintasi Nganjuk, bisa mencoba kuliner belalang goreng ini hanya dengan Rp 25 ribu per porsinya. Nah, Anda penasaran, bisa singgah di Ngluyu, sekitar 30 kilometer sebelah utara Kota Nganjuk, perbatasan dengan Kabupaten Bojonegoro.