Pola Makan Amburadul, Ahli Gizi Ajak Remaja Kota Kediri Makan Sayur

Oleh Liputan6.com pada 27 Jan 2021, 21:17 WIB
Diperbarui 27 Jan 2021, 21:17 WIB
ilustrasi tips untuk merayu anak mengonsumsi buah dan sayuran/pexels
Perbesar
ilustrasi tips untuk merayu anak mengonsumsi buah dan sayuran/pexels

Liputan6.com, Surabaya - Para remaja di Kota Kediri, Jawa Timur, diajak untuk selalu menjaga pola makan dengan gizi seimbang sehingga gizinya terpenuhi dan selalu sehat, terlebih lagi di masa pandemi COVID-19 seperti sekarang ini.

"Mayoritas remaja itu suka-suka mereka, pola makan jadi amburadul, hal inilah yang kemudian menjadi penyebab berbagai permasalahan, termasuk anemia itu," kata ahli gizi RSUD Gambiran Kota Kediri dr. Hessy di Kediri, Selasa, 26 Januari 2021.

Ia menganjurkan agar para remaja selalu mengonsumsi makanan yang sehat. Di usia remaja, kebutuhan gizi harus terpenuhi dengan baik. Selain itu, untuk tumbuh kembang anak juga penting. Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk menyadari pentingnya pemenuhan gizi seimbang, dilansir dari Antara.

Dia menjelaskan berbagai masalah kesehatan termasuk anemia juga bisa diakibatkan oleh pola makan yang tidak teratur sehingga menyebabkan gizi yang tidak seimbang.

Selain itu, menurut dia hal itu juga disebabkan kekurangan zat gizi mikro (karbohidrat, lemak, protein, mineral dan vitamin) yang seringkali tidak terlihat langsung tetapi mempunyai dampak besar.

"Orang-orang jadi kurang produktif karena kekurangan zat gizi mikro ini," kata dia.

Di kondisi pandemi seperti saat ini, lanjut dia, intensitas aktivitas fisik jauh berkurang daripada sebelum pandemi. Bagi remaja yang biasanya sekolah tatap muka langsung, melakukan berbagai aktivitas di sekolah, kini beralih ke pembelajaran daring.

"Asupan makanan harus dijaga, pertama porsi makanan harus disesuaikan dengan aktivitas yang dilakukan, kurangi makanan dengan kalori yang terlalu tinggi, seperti makanan yang banyak mengandung karbohidrat dan lemak," ujar dia.

 

2 dari 3 halaman

Kontrol Asupan Gula

sayuran
Perbesar
ilustrasi sayuran/Photo by Iñigo De la Maza on Unsplash

Ia menganjurkan makanan yang dikonsumsi haruslah makanan dengan kandungannya yang bisa menjadi sumber tenaga. Jika tidak terlalu banyak aktivitas dianjurkan makanan yang dikonsusmi kalorinya tidak berlebihan, sebab dikhawatirkan akan menyebabkan obesitas.

Dr Hessy berharap saat kondisi pandemi COVID-19 ini disarankan untuk perbanyak konsumsi sayur dan buah.

"Porsinya juga harus diperhatikan, ya benar makan sayur, tapi cuma sepotong itu pun tidak rutin ya sama saja, jadi porsi benar-benar harus seimbang antara sayur, buah, protein dan sebagainya," tegas dia.

Dia juga berpesan untuk mengontrol asupan gula. "Jangan berlebihan, terutama yang suka minum kopi, jangan terlalu sering, pandailah dalam mengatur pola makan," kata dia.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menerapkan pola makan dengan komposisi gizi seimbang.

Untuk orang tua, ia meminta selalu memperhatikan asupan makanan anaknya, terutama bagi remaja. Sebab, menurutnya dampak gizi yang kurang baik tidak hanya jangka pendek tetapi jangka panjang juga.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓