Kasus Baru COVID-19 Catat Rekor 147 Orang di Jember

Oleh Liputan6.com pada 11 Des 2020, 00:30 WIB
Diperbarui 11 Des 2020, 00:30 WIB
Ilustrasi coronavirus, virus corona, koronavirus, Covid-19.
Perbesar
Ilustrasi coronavirus, virus corona, koronavirus, Covid-19. Kredit: Fernando Zhiminaicela via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Kabupaten Jember, Jawa Timur mencatat tambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 147 orang pada Kamis, 10 Desember 2020. Tercatat lonjakan kasus COVID-19 usai pemungutan suara pada pemilihan kepala daerah (pilkada).

Selain itu, pasien sembuh dari COVID-19 bertambah 169 orang dan pasien meninggal dunia ada tambahan satu orang. Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Jember, Gatot Triyono menuturkan, ada tambahan pasien positif COVID-19 sebanyak 147 orang mendorong total pasien mencapai 3.265 orang.

Berdasarkan peta sebaran, tercatat 20 kecamatan dari 31 kecamatan di Jember masuk zona merah atau memiliki risiko tinggi penyebaran COVID-19, yakni di Kecamatan Kencong, Gumukmas, Umbulsari, Semboro, Tanggul, Bangsalsari, Panti, Balung, Wuluhan, Rambipuji, Sukorambi, Arjasa, Patrang, Kaliwates, Ajung, Jenggawah, Sumbersari, Pakusari, Kalisat, Sukowono, Tempurejo, Silo, dan Mumbulsari.

Untuk zona oranye (risiko sedang) berada di sembilan kecamatan, yakni Sumberbaru, Jombang, Puger, Ambulu, Mumbulsari, Mayang, Ledokombo, Jelbuk, Wuluhan, dan Sukowono.

"Hanya ada satu kecamatan di zona kuning atau risiko rendah penyebaran COVID-19 di Jember, yakni di Kecamatan Sumberjambe," ujar dia, seperti dilansir dari Antara.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

2 dari 3 halaman

Klaster Keluarga dan Perkantoran Meluas

Ilustrasi coronavirus, virus corona, koronavirus, Covid-19
Perbesar
Ilustrasi coronavirus, virus corona, koronavirus, Covid-19. Kredit: Fernando Zhiminaicela via Pixabay

Saat dikonfirmasi apakah peningkatan kasus COVID-19 tersebut karena pelaksanaan pilkada, Gatot masih belum memberikan penjelasan, tetapi sebelumnya dia menyampaikan belasan pengawas TPS terkonfirmasi positif setelah menjalani tes usap massal di Kantor Pemkab Jember.

"Hasil dari tes usap massal di Kantor Pemkab Jember, yakni 56 orang ASN yang terkonfirmasi positif dan 19 pengawas TPS Bawaslu Jember positif COVID-19," ujar dia.

Berdasarkan klaster, Satgas Penanganan COVID-19 mencatat ada 41 klaster dengan jumlah terbanyak berada di klaster RS dan klinik yang mencapai 172 kasus, kemudian klaster puskesmas dan praktik mandiri sebanyak 97 kasus, selanjutnya klaster Universitas Jember sebanyak 46 kasus.

"Klaster yang memengaruhi lonjakan positif COVID-19 di Jember, yakni klaster keluarga dan klaster perkantoran yang terus meluas," ujar dia.

Secara keseluruhan jumlah warga Jember yang terkonfirmasi positif COVID-19 mencapai 3.265 orang, dengan rincian pasien sembuh 2.532 orang, pasien yang dirawat sebanyak 587 orang, dan total pasien yang meninggal mencapai 146 orang.

Kabupaten Jember menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang berada di zona merah pada pekan kedua Desember 2020.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓