VIDEO: Karyawan dan Dosen Terpapar COVID-19, Unej Perketat Protokol Kesehatan

Oleh Agustina Melani pada 26 Nov 2020, 11:40 WIB
Diperbarui 26 Nov 2020, 11:40 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Universitas Jember atau UNEJ Jawa Timur, kembali kehilangan pegawainya lantaran COVID-19. Senin siang, seorang dosen dan dua tenaga kependidikan meninggal dunia. 

Suasana jalan utama Kampus Universitas Jember, terlihat lengang, diduga akibat COVID-19. Senin siang, seorang dosen dan satu tenaga kependidikan meninggal dunia akibat COVID-19.

Sedangkan pada Minggu malam, tiga pegawai UNEJ juga meninggal dunia, diduga juga akibat positif COVID-19. Satu berstatus sebagai dosen, sedangkan dua lainnya yang berstatus tenaga kependidikan di Kantor Pusat Universitas Jember. Berikut seperti ditayangkan pada Liputan6, 24 November 2020.

Menurut Bagian Humas Universitas Jember, dari dua tenaga kependidikan itu, satu di antaranya dinyatakan reaktif COVID-19 sesuai hasil rapid test.

"Meningkatkan protokol mulai dari pintu depan, ini kami sediakan tempat cuci tangan, siapapun yang akan masuk, kami minta untuk cuci tangan terlebih dahulu, kemudian cek suhu badan, dan termasuk pengaturan teman-teman yang WFH,” terang Rakhmad Yulianto, Humas Universitas Negeri Jember.

Tim Satgas COVID-19, terus upaya tracing atau penelusuran kontak 350 pegawai di lingkungan Kantor Pusat Universitas Jember. Mereka adalah pegawai yang kontak erat dengan penderita positif COVID-19.

Kantor Pusat UNEJ yang sebelumnya sempat ditutup total selama beberapa hari. Pada Senin pagi, kembali dibuka dengan pembatasan ketat dan protokol kesehatan di sekitar pintu masuk kantor pusat.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.