VIDEO: Polda Jatim Berpatroli Antisipasi Penjarahan Kontainer Terapung di Teluk Lamong

Oleh Agustina Melani pada 22 Nov 2020, 20:00 WIB
Diperbarui 22 Nov 2020, 20:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Ditpolair Polda Jawa Timur mengintensifkan patroli di sekitar lokasi kapal kargo yang tenggelam, MV Mentari Crystal di Dermaga Teluk Lamong, Surabaya, untuk mengantisipasi penjarahan.

Sebelumnya, polisi menemukan beberapa nelayan mengambil isi kontainer yang mengapung di laut. Berikut dilansir pada Liputan6, (19/11/2020).

Anggota Ditpolair Polda Jawa Timur menggunakan dua kapal patroli, mengitari kawasan tenggelamnya kapal kargo MV Mentari Crystal di sekitar Dermaga Teluk Lamong, Rabu siang.

Patroli dilakukan mengantisipasi penjarahan isi delapan kontainer, yang mengapung di perairan Selat Madura ini. Sebelumnya, polisi menemukan sejumlah nelayan berusaha menarik kontainer dengan perahu, dan mengambil barang di dalam kontainer. Polisi tidak menahan nelayan, tapi diminta mengembalikan isi kontainer yang diambil.

"Di mana pengamanan ini, kita bagi dimana muatan-muatan yang ada di laut, termasuk kontainer yang jatuh di laut kita akan amankan, untuk menjaga daripada adanya pengambilan ataupun dibuka kontainernya oleh orang-orang tidak bertanggung jawab,” ujar AKBP Yanuar Herlambang, Kasubdit Patroli Ditpolair Polda Jatim, seperti dikutip dari Liputan6, 19 November 2020.

Minggu malam, 15 November 2020, kapal kargo MV Mentari Crystal, tenggelam di sekitar Dermaga Teluk Lamong, Surabaya, sesaat setelah bongkar muat.

Belum diketahui penyebab tenggelamnya kapal yang akan berlayar ke Kendari-Sulawesi Tenggara itu. Sebanyak 18 ABK selamat, dan langsung dibawa ke pelabuhan. Sementara hingga Rabu (18/11), dari 137 kontainer atau peti kemas, delapan di antaranya dalam proses evakuasi.

"Kapal ini kami beli sekitar tahun 2010 dari China, kondisinya memang selama ini berjalan normal dari Surabaya ke Kendari, kondisi kapal normal semuanya tidak ada masalah, kami serahkan kepada KNKT untuk mencari penyebab, kerugian belum tahu," ujar Antony Soenardi Sudartan, Dirut MV Mentari Crystal.

Saat ini petugas Syahbandar Pelabuhan Tanjung Perak, sudah memasang tanda bahaya di sekitar lokasi tenggelamnya kapal, dan memastikan aktivitas di sekitar dermaga tidak terganggu.