VIDEO: Pasar Minati Batik Tulis Khas Jember Berpadu Motif Corona

Oleh Agustina Melani pada 22 Nov 2020, 13:45 WIB
Diperbarui 22 Nov 2020, 13:45 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Batik sebagai warisan Budaya Nusantara, terus melahirkan ragam motif unik. Salah satunya motif virus corona, karya pengrajin batik tulis di Jember, Jawa Timur.

Bukan sekadar kreasi baru, yang memadukan seni batik canting dengan penampakan virus corona yang unik, batik corona juga sebagai upaya mengkampanyekan bahaya virus tersebut kepada masyarakat. Berikut pemberitaannya pada Liputan6, 18 November 2020.

Sempat vakum akibat pandemi COVID-19, aktivitas salah satu sanggar batik tulis di Jalan Mawar, Kecamatan Patrang, Jember, kini mulai berdenyut. Perlahan, para seniman batik di sanggar ini bangkit dengan menciptakan kreasi-kreasi baru yang ternyata diminati pasar. Salah satunya dengan menciptakan batik bermotif unik, yakni virus corona.

Melalui tangan terampil para pengrajin di sanggar ini, wujud maupun corak virus corona justru menjadi inspirasi untuk dituangkan dalam kain batik.

Sosok virus corona yang menyerupai benda bundar berumbai, dipadukan dengan motif daun tembakau, sebagai ciri khas Kabupaten Jember. Lebih dari sekedar kreasi baru, batik canting bermotif virus corona ini, sekaligus sebagai wujud kontribusi pembatik dalam mengkampanyekan bahaya Covid-19 kepada masyarakat.

"Proses pembuatannya, ini karena batik tulis, yang pertama kita membuat motifnya, kita tidak melupakan ciri khas Jember, jadi harus ada kembangannya, kita buatkan motif coronanya besar, itu supaya masyarakat tahu, kalau virus itu besar akibatnya," ujar Iriana, Perajin Batik Tulis.

Meski virusnya menakutkan banyak orang, batik canting motif corona ternyata banyak peminatnya, hingga ke berbagai kota di Indonesia. Untuk satu lembar kain batik motif virus corona, dijual Rp 250 ribu.

 

 

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.