VIDEO: Lereng Gunung Godongan Longsor, 93 Warga Masih Bertahan di Pengungsian

Oleh Agustina Melani pada 19 Nov 2020, 16:09 WIB
Diperbarui 19 Nov 2020, 16:09 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Puluhan warga korban longsor di Pacitan, Jawa Timur, hingga hari Selasa masih bertahan di pengungsian. Sementara bantuan bahan makanan, terus berdatangan, membantu warga yang berada di pengungsian.

Hingga Selasa pagi, masih ada 93 warga Desa Gembuk, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Pacitan, yang bertahan di sejumlah lokasi pengungsian. Mereka mengungsi di rumah-rumah warga yang lokasinya lebih aman, maupun di kantor desa.

Sebagian yang tinggal di pengungsian adalah para orang tua, dan anak-anak. Warga memilih bertahan di pengungsian, karena khawatir longsor susulan mengingat hujan masih sering terjadi. Berikut pemberitaannya pada Liputan6, 18 November 2020.

Meski berada di pengungsian, tetapi tak sedikit di antara mereka, khususnya kaum pria, pulang ke rumah di pagi hari. Selain mengecek kondisi rumah, mereka juga bekerja di ladang.

Hingga saat ini, bantuan logistik untuk para pengungsi mulai berdatangan, baik dari pemerintah maupun dari warga. Selain bahan makanan, pengungsi membutuhkan baju dan obat. Mengantisipasi serangan penyakit, pemeriksaan medis akan dilakukan setiap hari. Warga juga diimbau untuk selalu mematuhi protokol kesehatan.

"Untuk masyarakat sementara kita cukupi dulu kebutuhan daruratnya, alas tidur, tikar, peralatan mandi, dan lain-lain, termasuk bahan pokok," ujar Didik Alih Wibowo, Kepala Pelaksana BPBD Pacitan.

Bencana longsor di desa ini, terjadi Minggu sore setelah diguyur hujan lebat selama 4 jam. Diduga tidak kuat menahan curah hujan yang tinggi, lereng Gunung Godongan setinggi 200 meter longsor.