VIDEO: Bea Cukai Juanda Gagalkan Penyelundupan Sabu 3 Kg dari Malaysia

Oleh Agustina Melani pada 29 Sep 2020, 15:59 WIB
Diperbarui 29 Sep 2020, 15:59 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Upaya penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia, kembali digagalkan Tim Bea Cukai Bandara Internasional Juanda.

Kali ini seorang TKI asal Probolinggo diringkus petugas, karena membawa sabu-sabu 3 kilogram yang disembunyikan dalam stop kontak listrik. Berikut video pemberitaannya pada Fokus, 28 September 2020.

Seorang TKI asal Probolinggo, Jawa Timur, berinisial BH (39), ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Juanda, dan BNNP Jawa Timur, karena berusaha menyelundupkan narkoba dari Malaysia. Dari tangan pelaku, petugas menyita total 3,45 kilogram sabu-sabu, yang disembunyikan dalam puluhan stop kontak listrik.

Pengungkapan kasus, berasal dari informasi adanya penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia. Petugas yang mengintensifkan pemeriksaan penumpang yang terbang dari Malaysia, akhirnya menemukan paket mencurigakan yang dibawa tersangka BH, penumpang pesawat Air Asia rute Kuala Lumpur – Surabaya. 

Kepada petugas, tersangka BH mengatakan paket berisi sabu-sabu tersebut merupakan titipan dari seseorang di Malaysia.

Rencananya paket itu diambil seseorang di Bandara Juanda. Pelaku berharap, kondisi saat pandemi memudahkan penyelundupan barang haram tersebut ke Indonesia.

Dari hasil pemeriksaan petugas, rencananya barang haram yang merupakan narkotika golongan I itu akan dikirim ke Madura, sesuai pesanan jaringan narkoba Madura. 

"Alhamdulillah sudah mengungkap upaya penyelundupan narkotika ini, dari penumpang yang repatriasi, ini warga negara kita yang bekerja di Malaysia yang pulang, kita ketahui dalam masa pandemi ini memang belum boleh warga negara asing, jadi sebetulnya ini risiko yang rendah, orang repatriasi ndak akan macem-macem, tapi dari analisis temen-temen, ini ada potensi, bahwa penumpang ini bersentuhan dengan jaringan internasional," ujar Budi Harjanto, Kepala Bea Cukai Juanda.

Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut, Bea Cukai Juanda menyerahkan pelaku berikut barang bukti 3,45 kilogram sabu-sabu ke BNNP Jawa Timur.