Tiga Anggota Polres Madiun Positif COVID-19, Puluhan Lainnya Reaktif

Oleh Liputan6.com pada 09 Sep 2020, 00:00 WIB
Diperbarui 09 Sep 2020, 00:00 WIB
Rapid Test
Perbesar
Paramedis Siloam Hospitals menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) mandiri COVID-19 secara drive thru di Akses Senayan Park Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta, Kamis (23/4/2020). Rapid Tes Covid -19 dibanderol seharga Rp 489.000, periode 17-30 April 2020 pukul 08.00-10.00 WIB. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Kapolres Madiun AKBP Eddwi Kurniyanto mengungkapkan, sebanyak tiga orang anggotanya terkonfirmasi positif COVID-19 dan telah menjalani isolasi di rumah sakit.

"Jadi, yang positif COVID-19 itu ada tiga anggota. Satu kabag dan dua anggota biasa," ujar AKBP Eddwi kepada wartawan di Madiun, Selasa, 8 September 2020.

Selain ada tiga anggota Polres Madiun yang positif COVID-19, Kapolres juga menyatakan ada belasan anggotanya yang dinyatakan reaktif saat menjalani rapid test atau tes cepat COVID-19 di lingkungan mapolres setempat, dilansir dari Antara.

"Sehingga yang benar adalah belasan anggota itu yang reaktif, bukan yang positif. Yang positif COVID-19 hanya tiga anggota," tegas AKBP Eddwi menanggapi beredarnya informasi belasan anggota Polres Madiun terpapar COVID-19 dalam sebulan terakhir.

Ia menuturkan, tes cepat dilakukan kepada anggota yang kontak erat dengan anggota yang terkonfirmasi positif COVID-19. Meski positif, tiga anggota Polres Madiun itu dalam kondisi sehat dan kini menjalani isolasi di rumah sakit.

Sedangkan bagi belasan anggota Polres Madiun yang reaktif hasil tes cepatnya, diberikan obat-obatan, suplemen, dan vitamin sesuai dosis anjuran untuk meningkatkan imunitas tubuh.

 

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Sebagian Anggota Telah Negatif COVID-19

Tenaga Medis Kota Bekasi Jalani Rapid Test Covid-19
Perbesar
Petugas menunjukkan hasil tes cepat (rapid test) pendektesian COVID-19 kepada tenaga medis di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (25/3/2020). Pemeriksaan hanya diperuntukan bagi tenaga medis seluruh puskesmas, dan rumah sakit yang ada di Kota Bekasi. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Setelah 10 hari menjalani pengobatan, belasan anggota Polres Madiun itu menjalani tes cepat ulang dan hasilnya sebagian telah negatif.

Bagi anggota yang masih reaktif, lanjut Kapolres AKBP Eddwi, diberikan obat dan vitamin lagi untuk dosis minum satu minggu. Setelah satu minggu, dilakukan tes cepat lagi dan hasilnya sudah negatif semua.

Ia menambahkan personel kepolisian yang ada di lapangan memang rentan tertular virus corona. Untuk itu, ia selalu menegaskan kepada seluruh anggotanya agar lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan.

Untuk mencegah penyebaran COVID-19, seluruh ruangan di Mapolres Madiun setiap hari juga disemprot menggunakan cairan disinfektan.

Selain itu, seluruh anggota juga wajib menerapkan protokol kesehatan saat bertugas, di antaraya mengenakan masker. Jika ada yang tidak mengenakan masker, akan diberi sanksi.

"Setiap anggota wajib mengenakan masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan. Untuk itu di setiap satuan diberikan tempat cuci tangan atau cairan pembersih tangan, serta wajib menjaga jarak," ujar dia.

Scroll down untuk melanjutkan membaca

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya