VIDEO: Sebagian Warga Desa Purworejo Terima Beras BPNT Berkutu

Oleh Agustina Melani pada 30 Jun 2020, 13:32 WIB
Diperbarui 30 Jun 2020, 13:32 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Beras Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT yang dibagikan kepada 215 warga di salah satu desa di Madiun, Jawa Timur, berkutu.

Sejumlah warga yang kecewa, mengaku akan mengembalikan beras tersebut. Namun, sebagian lainnya, tetap menerimanya.

Beginilah kondisi beras Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT, yang akan dibagikan kepada 215 warga di Desa Purworejo, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun, Sabtu siang. Saat kantong beras dibuka, langsung terlihat banyak kutu beras. Selain terdapat di beras, kutu juga banyak menempel di kantong beras. Demikian diberitakan pada Liputan6, 28 Juni 2020.

Belum diketahui secara pasti jenis kutu apa yang ada di beras. Sejumlah warga yang kecewa, mengaku akan mengembalikan beras, jika memang berkutu. Namun, sebagian lainnya, tak mempersoalkannya dan akan membersihkan kutu yang ada pada beras.

"Kalau berkutu ya kita kembalikan, kalau enggak ya enggak," kata Imron, Warga Penerima Beras BNPT.

"Itu yang menerima itu, lho kok ada kutunya pak wo, mau nerima enggak ? dari mulut ke mulut banyak yang tahu, dan tidak ada warga yang mengembalikan dan sudah ditanya satu per satu, ya bantuan diterima saja," ujar Kepala Dusun, Misyono.

Di Desa Purworejo, ada 215 orang yang menerima beras BPNT. Setiap warga dalam satu bulan sekali mendapat bantuan beras sebanyak 15 kilogram yang disuplai dari Bulog. Selain beras, ada juga bawang putih, dan buah, masing-masing 0,5 kilogram. Tempe satu potong, kentang, serta telur, masing-masing 1 kilogram.