VIDEO: Cara Aman Berbelanja Lewat Online Pasar Tradisional Trenggalek

Oleh Agustina Melani pada 29 Jun 2020, 14:54 WIB
Diperbarui 29 Jun 2020, 14:54 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Untuk mengurangi kedatangan orang ke pasar guna menghindari kerumunan orang yang berpotensi penyebaran virus corona baru (Sars-CoV-2) yang sebabkan COVID-19, Pemerintah Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, membuat sebuah laman pasartrenggalek.com yang bekerja sama dengan sebuah bank.

Dengan mengakses laman ini, warga diberi pilihan untuk berbelanja di sejumlah lokasi pasar yang tersedia. Setelah itu pembeli dapat berkomunikasi dengan pedagang lewat layanan pesan singkat mengenai barang-barang yang diinginkan.

Selanjutnya, transaksi akan diproses. Sedangkan untuk pelayanan pesan antar akan dilayani oleh ojek online. Dalam tahap awal, terdaftar 600 pedagang dan Pemkab Trenggalek menargetkan nantinya 30.000 pedagang bisa bergabung. Berikut seperti dilansir pada Liputan6, 25 Juni 2020.

"Harapannya transaksinya bisa lebih mudah, kemudian tidak perlu mengunjungi pasar secara langsung, tinggal per telepon ataupun melalui aplikasi bisa membeli barang sampai di rumah," ujar Mochamad Nur Arifin, Bupati Trenggalek.

Terobosan ini disambut baik oleh sejumlah pedagang, salah satu pedagang di Pasar Bendo bahkan berharap jual beli dengan sistem ini akan mendorong masyarakat untuk berbelanja lagi.

"Lebih mudah untuk pembeliannya, transaksinya bisa lewat online dan bisa COD," kata Rima, Pedagang Pasar.

Dalam tatanan era hidup new normal, di tengah pandemi COVID-19 memang semua orang bisa beraktivitas kembali, utamanya di sektor pelayanan publik dan beberapa sektor perekonomian, seperti, pasar.

Namun, perlu diingat wabah COVID-19 belum hilang, sehingga masih ada risiko penularan yang perlu diminimalkan. Salah satu caranya adalah seperti sistem yang diterapkan di pasar tradisional di Kabupaten Trenggalek.