Pasien Corona COVID-19 Sidoarjo Bertambah 21 Orang

Oleh Liputan6.com pada 14 Mei 2020, 07:00 WIB
Diperbarui 14 Mei 2020, 07:00 WIB
Penumpang KRL di Stasiun Bojonggede Tes Swab Massal
Perbesar
Paramedis mengambil sampel penumpang KRL Commuter Line saat tes swab di Stasiun Bojonggeder, Jawa Barat, Senin (11/05/2020). Pemkab Bogor melakukan tes swab dan rapid test bagi penumpang KRL Commuter Line dilakukan secara massal. (merdeka.com/Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Lonjakan kasus baru COVID-19 di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, belum terbendung, setelah dilaporkan ada penambahan 21 orang positif terinfeksi virus corona pada Rabu, sehingga jumlah total pasien di kabupaten setempat mencapai 227 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo Syaf Satriawarman menuturkan, penambahan jumlah pasien positif COVID-19 di Sidoarjo tersebar di beberapa kecamatan, Rabu, 13 Mei 2020.

"Seperti di Kecamatan Sidoarjo 2 orang, di Desa Sidokare 1 orang, Desa Bulusidokare 1 orang, Kecamatan Candi 1 orang, di Desa Kedungkendo, Kecamatan Tanggulangin 1 orang, di Desa Kalitengah," kata dia dalam keterangan resmi.

Ia mengatakan, penambahan pasien positif COVID-19 juga terjadi di Kecamatan Taman 3 orang, di Desa Kedungturi 1 orang, Desa Wage 1 orang, Desa Ketegan 1 orang dan Kecamatan Wonoayu 2 orang, di Desa Wonokasian, dilansir dari Antara.

"Kami juga mencatat penambahan pasien positif COVID-19 di Kecamatan Tulangan 1 orang, di Desa Grogol, Kecamatan Krian 1 orang, di Desa Gamping, Kecamatan Prambon 2 orang, di Desa Jati Alun-Alun 1 orang, Desa Bendotretek 1 orang," katanya.

Dari data yang ada, kata dia, juga ada penambahan jumlah pasien positif COVID-19 di Kecamatan Sukodono 1 orang, di Desa Pandemonegoro dan di Kecamatan Sedati 2 orang, di Desa Pabean 1 orang, Desa Pranti 1 orang.

"Menyusul kemudian di Kecamatan Waru 5 orang, di Desa Berbek 1 orang, Desa Kedungrejo 2 orang, Desa Pepelegi 2 orang," katanya.

 

2 dari 3 halaman

PDP Bertambah 45 Pasien

Lip 6 default image
Perbesar
Gambar ilustrasi

Ia mengatakan, tidak hanya penambahan pasien positif COVID-19, karena dalam laporan yang masuk juga ada penambahan pasien sembuh dari virus corona atau COVID-19 sebanyak satu orang di Kecamatan Sidoarjo, Desa Kemiri.

"Penambahan 1 konfirm meninggal di Wilayah Kecamatan Balongbendo, Desa Jeruk legi," katanya.

Untuk kasus orang dalam pemantauan, kata dia, bertambah 23 orang menjadi total 929 orang, sedangkan jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) COVID-19 bertambah 45 rang menjadi total 275 orang.

Di sisi lain, Kepala Kepolisian Resor Kota Sidoarjo Jawa Timur Kombes Pol Sumardji di Sidoarjo mengatakan ada beberapa peraturan baru yang diterapkan dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB) jilid dua di Sidoarjo.

"Bagi warga yang keluar rumah harus membawa KTP, surat keterangan dari tempat kerja, plus surat keterangan dari RT RW di tempat tinggalnya," katanya.

Ia menjelaskan, misalkan warga Sidoarjo yang bekerja di Surabaya, saat kembali ke Sidoarjo dan melalui pemeriksaan petugas titik pemeriksaan harus menunjukkan KTP, surat keterangan dari tempat kerja bila ada, dan terpenting adalah menunjukkan surat keterangan dari RT/RW tempat tinggalnya.

"Dan, bila tidak dilengkapi surat keterangan RT/RW maka kami minta untuk putar balik," katanya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓