Rutinitas Ramadan Warga Kampung Inggris Pare Kediri di Tengah Pandemi Corona

Oleh Liputan6.com pada 26 Apr 2020, 16:00 WIB
Diperbarui 26 Apr 2020, 16:00 WIB
Kampung pare kediri
Perbesar
Sejumlah mahasiswa belajar bahasa Inggris di Kampung bahasa Pare, Kediri, Jatim, Kamis (17/2). Kampung ini memiliki sekitar 175 lembaga kursus bahasa asing.(Antara)

Liputan6.com, Surabaya Warga Kediri yang tergabung dalam Forum Kampung Bahasa (FKB) di Kampung Inggris Pare memiliki rutinitas selama bulan Ramadan di tengah pandemi Corona Covid-19. Mereka menyediakan santapan berbuka dan sahur untuk peserta didik yang masih tinggal di area itu.

“Ada 200 orang yang bertahan di sini dan kami ada kegiatan dapur umum,” ujar Arsyad Naufal Adi, Ketua FKB di Kampung Inggris Pare Kediri, seperti yang dikutip dari Antara, Sabtu (26/4/2020).

Ia menuturkan dapur umum dibuat untuk menyediakan santapan bagi murid-murid yang kebanyakan berasal dari luar Jawa. Kepulangan mereka ke kampung halaman tertunda karena pandemi Corona Covid-19.

Dapur umum tersebut dibantu tim dari lembaga kursus di Kampung Inggris Pare Kabupaten Kediri. Rencananya dapur umum itu akan dibuka selama satu bulan penuh.

Pada Ramadan sebelumnya, dapur umum tidak didirikan, karena untuk kebutuhan sehari-hari mereka membeli dari warung sekitar. Namun di Ramadhan 2020 ini berbeda.

Lokasi Kampung Inggris Pare Kediri juga sempat diisolasi setelah ada warga positif terinfeksi Corona Covid-19 dan meninggal dunia. Hingga kini, banyak warung yang ditutup.

 

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓