Melepas Kangen Saat Tidak Bisa Mudik Lebaran ala Bupati Banyuwangi

Oleh Liputan6.com pada 22 Apr 2020, 22:45 WIB
Diperbarui 22 Apr 2020, 22:45 WIB
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas

Liputan6.com, Surabaya Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mendukung kebijakan Presiden Jokowi yang melarang warga mudik pada Lebaran atau Idul Fitri tahun ini. Pelarangan mudik ini menjadi salah satu upaya menekan penularan Corona Covid-19.

“Pulang kampungnya nanti saja kalau sudah mereda,” ujar Bupati Banyuwangi seperti yang dikutip dari Antara, Rabu (22/4/2020).

Ia meminta kepada warga Banyuwangi yang sudah telanjur mudik untuk melakukan karantina mandiri yang dipantau kepala desa dan kepala puskesmas. Banyuwangi menyediakan 242 rumah isolasi di desa-desa, dengan total kapasitas 900 tempat tidur. Lokasi rumah singgah bisa diakses langsung di laman www.corona.banyuwangikab.go.id.

Untuk melepas rindu atau silaturahmi dengan keluarga saat Lebaran, Bupati Banyuwangi menyarankan warga melakukan lewat aplikasi online. Ia menilai saat ini zaman sudah serba canggih, silaturahmi tidak harus secara langsung.

“Bisa lewat konferensi video, yang penting sekarang semua bersabar dulu, di rumah saja, jaga kesehatan, patuhi protokol pencegahan Corona Covid-19,” ucapnya.

Ia juga mengumumkan perpanjangan masa bekerja dari rumah bagi ASN dan seluruh jajaran tenaga pendidikan, mulai jenjang TK hingga perguruan tinggi di Banyuwangi. Demikian pula dengan kegiatan usaha hiburan, Bupati Banyuwangi sudah menginstruksikan perpanjangan dan penutupan dan pengaturan sementara tempat-tempat yang berpotensi menjadi lokasi berkumpulnya warga sampai dengan 1 Juni 2020 dan akan dievaluasi kemudian.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan berikut ini:

Lanjutkan Membaca ↓