Setiap Kendaraan Hanya Boleh Diisi Satu Orang Saat Uji Kir di Surabaya

Oleh Agustina Melani pada 17 Apr 2020, 22:00 WIB
Diperbarui 17 Apr 2020, 22:00 WIB
Uji KIR

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Perhubungan Kota Surabaya mewajibkan setiap kendaraan yang masuk ke area pengujian kendaraan bermotor di Wiyung dan Tandes hanya boleh diisi satu orang yaitu bertugas sebagai sopir mulai Jumat, 17 April 2020.

Selain itu, saat uji kir kendaraan, sopir juga wajib menggunakan masker dan mencuci tangan. Langkah ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Corona COVID-19. Bila warga tidak mematuhi hal tersebut dilarang masuk ke area pengujian kendaraan bermotor PKB Wiyung dan Tandes Demikian seperti diunggah pada instagram Dinas Perhubungan Kota Surabaya.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Surabaya, Irvan Wahyudrajat menuturkan, pelayanan uji kir diperpendek waktu pada Senin-Jumat. Sedangkan Sabtu sementara ditiadakan. Adapun uji kir kendaraan tetap dilakukan terkait keselamatan kendaraan. "Uji kendaraan tetap dilayani,” ujar dia saat dihubungi Liputan6.com, lewat pesan singkat Jumat, (17/4/2020).

Seperti diketahui, uji kendaraan bermotor di Surabaya berada di wilayah Tandes untuk kendaraan besar dan Wiyung untuk kendaraan kecil.

2 dari 3 halaman

Peta Sebaran Corona COVID-19 di Surabaya pada 16 April 2020

(Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)
Balai Kota Surabaya (Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Sebelumnya, dinamika kasus Corona COVID-19 di Surabaya, Jawa Timur masih menunjukkan kenaikan hingga Kamis, 16 April 2020. Hal ini terlihat dari jumlah kasus positif Corona COVID-19 yang bertambah.

Mengutip peta sebaran Corona COVID-19 lewat laman lawancovid-19, Jumat,17 April 2020, berdasarkan sumber dinas kesehatan Kota Surabaya, total keseluruhan orang dalam pemantauan (ODP) naik menjadi 1.658 orang hingga 16 April 2020. Jumlah ODP bertambah 98 orang dari periode 15 April 2020 sebanyak 1.560 orang.

Dari jumlah ODP tersebut, ODP selesai dipantau sebanyak 617 orang dan ODP dipantau sebanyak 1.041 orang. Jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) bertambah 49 orang menjadi 634 orang hingga 16 April 2020.

Dari jumlah PDP tersebut, pasien dalam pengawasan sebanyak 428 orang, PDP sembuh bertambah menjadi 204 orang dan PDP meninggal dunia sebanyak dua orang.

Jumlah pasien konfirmasi positif bertambah dua orang orang menjadi 246 pasien termasuk dari luar Surabaya sebanyak delapan pasien. Dari jumlah tersebut, 179 pasien dalam perawatan. Surabaya Timur dan Selatan masih mencatatkan wilayah yang banyak ditemui kasus positif Corona COVID-19 dengan jumlah masing-masing sebanyak 74 orang dan 67 orang.

Jumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 sembuh di Surabaya sebanyak 38 orang dan dari luar Surabaya sebanyak lima orang. Sedangkan dalam pengawasan sebanyak 179 orang dan terkonfirmasi positif Corona COVID-19 yang meninggal tetap 24 orang.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓