PLN Jatim Jaga Pasokan Listrik di RS Rujukan Pasien Corona COVID-19

Oleh Dian Kurniawan pada 24 Mar 2020, 20:30 WIB
Diperbarui 24 Mar 2020, 20:30 WIB
(Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Surabaya - PLN mengecek dan melakukan pengawasan khusus kondisi kelistrikan di 47 rumah sakit rujukan COVID-19 yang tersebar di seluruh Jawa Timur.

Hal ini sebagai komitmen PLN menjaga keandalan listrik di tengah pandemik COVID-19. Untuk Surabaya sendiri, sejumlah 17 rumah sakit telah diperiksa kesiapan kondisi kelistrikannya, di antaranya adalah RSUD Dr. Soetomo dan RS Universitas Airlangga yang menjadi rujukan utama.

"Rumah sakit ini menjadi salah satu objek vital dalam masa pandemik Covid, khususnya rumah sakit yang menangani ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan), dan Pasien Positif Covid-19. Oleh karena itu listriknya harus betul-betul dijaga,” tutur General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur, Bob Saril, Selasa (24/3/2020). 

Pengecekan yang dilakukan meliputi pengecekan sistem suplai, jaringan, hingga alat ukur untuk masing–masing RS rujukan.  Selama masa siaga COVID-19 ini, PLN UID Jawa Timur menyiagakan 1.510 personel tersebar di seluruh wilayah kerja PLN UID Jawa Timur. Petugas PLN juga telah dibekali dengan Alat Pelindung Diri (APD) termasuk masker, sarung tangan dan hand sanitizer. 

2 dari 3 halaman

Jaga Pembatasan Jarak

20170621-PLN Berikan Diskon Biaya Penyambungan Tambah Daya-Antonius
Petugas PLN melakukan penyambungan penambahan daya listrik di Jakarta, Rabu (21/6). Menyambut lebaran, PLN memberikan bebas biaya penyambungan untuk rumah ibadah dan potongan 50 persen untuk pengguna selain rumah ibadah. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Petugas juga bekerja dengan menjaga pembatasan jarak atau physical distancing. Pengaturan jarak antar petugas dan juga dengan orang lain di lapangan diterapkan oleh petugas PLN saat menjalankan tugasnya.

Khusus untuk rumah sakit besar, sistem kelistrikan dipasok dari dua sumber, sehingga apabila sumber listrik utama mengalami gangguan maka langsung dipindahkan ke sumber listrik cadangan.

Selain itu, PLN UID Jawa Timur juga menyiapkan 40 Unit UPS Mobile, 18 genset dan 158 unit gardu bergerak guna mengantisipasi keadaan darurat yang tersebar di seluruh Jawa Timur. 

"Pada intinya kami berkomitmen untuk mendukung penanganan COVID-19. Upaya terbaik akan kami lakukan agar pandemic corona ini dapat segera berakhir,” ujar Bob. 

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓