VIDEO: Usai Banjir Pamekasan, Dokumen Penting SMPN 1 Tak Terselamatkan

Oleh Agustina Melani pada 29 Feb 2020, 12:34 WIB
Diperbarui 29 Feb 2020, 12:34 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Pascabanjir yang melanda Pamekasan, ratusan siswa dan guru SMPN 1 Pamekasan, Jawa Timur tidak melaksanakan kegiatan belajar seperti biasanya. Mereka melakukan bersih-bersih kelas dan lingkungan sekolah. Sejumlah buku pelajaran dan dokumen penting sekolah seperti rapor banyak yang tidak bisa diselamatkan.

Banjir yang melanda Kota Pamekasan, hari Minggu kemarin mengakibatkan banyak permukiman warga, dan sejumlah fasilitas umum terendam banjir. Salah satunya SMPN 1 Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Dengan bergotong-royong, ratusan siswa bersama guru mereka membersihkan ruang kelas menggunakan peralatan yang mereka bawa dari rumah. Sejumlah siswa juga membersihkan meja dan kursi di luar kelas, bahkan ada juga siswa yang membersihkan gedung olah raga dan halaman sekolah.

Bersih-bersih ini dilakukan, karena sebelumnya hampir seluruh lingkungan sekolah tertutup lumpur yang dibawa arus banjir. Bahkan banjir kali ini dinilai yang terparah yang menimpa sekolah mereka sejak 2 tahun terakhir.

Sejumlah buku pelajaran dan beberapa dokumen penting seperti rapor tidak dapat diselamatkan. Namun, untuk bahan-bahan ujian nasional seperti komputer dan server berhasil diselamatkan, sehingga siswa yang akan mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer tidak lagi menumpang di sekolah lain seperti yang terjadi pada tahun lalu. Berikut diberitakan pada Fokus, 25 Februari 2020.

Banjir yang menggenangi lingkungan sekolah, lantaran tembok belakang sekolah ambruk karena tidak kuat menahan derasnya arus banjir dari luapan air sungai di belakang sekolah.

 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya