VIDEO: Pasien Demam Berdarah Melonjak di Jombang, Merenggut 1 Nyawa Balita

Oleh Agustina Melani pada 14 Feb 2020, 15:57 WIB
Diperbarui 14 Feb 2020, 15:58 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Musim hujan dengan udara lembab yang memicu perkembangan nyamuk aedes aegypti di sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang, Jawa Timur membuat penyebaran virus demam berdarah merebak, yang berakibat pasien demam berdarah menyerang ratusan warga. bahkan satu balita meninggal dunia. Berikut video pemberitaannya pada Fokus, 13 Februari 2020.

Musim hujan dengan kelembaban udara tinggi di sejumlah wilayah di Kabupaten Jombang membuat penyebaran penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus terjadi.

Dalam sebulan terakhir, 344 kasus demam berdarah yang terjadi di Kabupaten Jombang. Sebanyak 31 pasien di antaranya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah.

Sementara, akibat serangan penyakit demam berdarah, satu balita berusia 11 bulan asal Desa Kudu, Kecamatan Kudu, Jombang meninggal dunia, usai menjalani perawatan satu hari di rumah sakit.

Oktaviani, salah seorang ibu pasien asal Kecamatan Perak mengaku anaknya divonis terjangkit demam berdarah setelah menjalani pemeriksaan dengan keluhan panas dan muntah sebelum dirujuk. Sementara Direktur RSUD Jombang membenarkan terdapat satu pasien meninggal dunia, usai menjalani perawatan sehari di rumah sakit.

Pasien balita tersebut tak tertolong karena terlambatnya penanganan medis saat sudah dinyatakan kritis. Dinas Kesehatan menghimbau agar masyarakat menjaga hidup sehat dengan membersihkan semua lubang yang bisa digunakan nyamuk penyebar DBD untuk berkembang biak.