VIDEO: Tanggul Sungai di Mojokerto Jebol Ancam Ratusan Rumah Warga

Oleh Agustina Melani pada 13 Feb 2020, 14:00 WIB
Diperbarui 13 Feb 2020, 15:44 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Plengsengan tanggul Sungai Sadar di Mojokerto, Jawa Timur longsor sepanjang 30 meter, setelah diterjang derasnya luapan air. Akibatnya, ratusan rumah warga yang berada di sepanjang aliran sungai terancam banjir.

Sementara itu, tanggul Sungai Kerjo di Dusun Poluju, Kabupaten Bojonegoro juga kembali longsor dan jebol sepanjang 50 meter, sehingga mengancam ratusan hektar tanaman padi.

Usai diterjang luapan air, plengsengan tanggul Sungai Sadar sepanjang 30 meter di Desa Sadar Tengah, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur longsor. Pondasi plengsengan tanggul tersebut ambrol, akibat terkikis derasnya luapan air usai kawasan hulu Sungai Sadar diguyur hujan deras sejak beberapa hari terakhir.

Akibat longsornya plengsengan tanggul sungai ini, ratusan rumah warga yang berada di sepanjang aliran sungai terancam banjir. Karena sewaktu-waktu air sungai bisa meluap.

Selain itu, juga mengancam keberadaan bangunan TPQ desa setempat. Bahkan tembok pagar besi pembatas bangunan telah amblas diterjang luapan air sungai.

Sementara itu, tanggul Sungai Kerjo di Dusun Poluju, Desa Boerno, Kecamatan Boerno, Kabupaten Bojonegoro kembali longsor dan jebol sepanjang 50 meter, akibat tak mampu menampung luapan air sungai, pasca hujan deras yang mengguyur wilayah setempat selama sepekan terakhir.

Warga khawatir banjir akan menggenangi ratusan hektar tanaman padi dan mengancam pemukiman warga di lima desa. Yakni Desa Boerno di Kecamatan Boerno, serta Desa Sumbergede, Betet, Sugihwaras, dan Bumirejo di Kecamatan Kepohbaru. Kini tengah dilakukan upaya mengatasi jebolnya tanggul tersebut.

Pemerintah desa dibantu Dinas Pekerjaan Umum dan Dinas Pengairan Pemkab Bojonegoro telah mendatangkan satu unit eskavator untuk melakukan pengurukan dan penutupan tanggul sungai. Namun, alat berat tersebut belum dapat beroperasi, karena ada kerusakan, dan masih diperbaiki. Demikian diberitakan pada Liputan6, 12 Februari 2020.