VIDEO : Abrasi Sungai Brantas di Jombang Ancam Permukiman Warga

Oleh Agustina Melani pada 20 Jan 2020, 14:30 WIB
Diperbarui 20 Jan 2020, 14:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Dampak sering naiknya debet air saat musim penghujan, ratusan titik tanggul Sungai Brantas di Jombang, Jawa Timur, mengalami abrasi atau ambrol sepanjang 150 meter.

Dikhawatirkan, abrasi akan menggerus tanggul Sungai Brantasyang menjadi penyebab jebolnya tanggul, sehingga mengancam permukiman dan lahan pertanian warga. 

Beginilah kondisi sepanjang sungai kali Brantas di Desa Jatiduwur, Kecamatan Kesamben, Jombang setelah terjadi abrasi pada Rabu siang. Tanggul sungai ambrol sepanjang 150 meter,

Di sisi permukiman warga setempat. Bahkan, derasnya air sungai yang ada di dalam sungai Brantas juga mampu merusak bangunan bronjong yang menjadi penahan tanggul sungai.

Sebelumnya tanggul sungai ini diketahui sudah rusak sejak tahun 2018, namun hingga kini belum ada perbaikan yang dilakukan pemerintah.

Sejumlah warga khawatir, jika sungai tak mampu menampung derasnya air, tanggul akan ambrol dan masuk kedalam permukiman menggenangi lahan pertanian warga. Petugas mengaku, masih melakukan koordinasi untuk melakukan perbaikan, agar tanggul tak terus tergerus air sungai.

Warga berharap, pemerintah segera turun tangan mengatasi abrasi tanggul sungai, hingga tak lagi mengancam permukiman warga setempat.

Berikut simak videonya pada Fokus, 16 Januari 2020.