VIDEO: Pria Ini Beli Motor Baru Berkat Rajin Nabung Uang Koin Rp 1.000

Oleh Agustina Melani pada 19 Jan 2020, 08:00 WIB
Diperbarui 19 Jan 2020, 08:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Pepatah hemat pangkal kaya, sepertinya tepat untuk menggambarkan pria warga Banyuwangi. Berkat ketekunannya menabung meski dengan uang koin pecahan Rp. 1.000, ia berhasil mewujudkan niatnya membeli sepeda motor baru seharga Rp 29 juta.

Aksi pegawai dealer motor menghitung ribuan keping uang receh yang direkam dalam video tersebut dan menjadi viral di media sosial. Seperti diberitakan pada Fokus, 17 Januari 2020.

Inilah video viral yang direkam pegawai dealer sepeda motor di Kecamatan Genteng, Banyuwangi, saat menghitung uang koin pecahan Rp. 1.000 dari dalam kaleng biskuit ke atas sebuah meja.

Puluhan ribu uang koin ini milik salah satu konsumen yang akan membayar  satu unit sepeda motor seharga Rp 29, 4 juta. Karena tak mau mengecewakan konsumennya, pihak dealer tetap menerima pembayaran yang tak lazim ini, meski harus bersusah payah menghitungnya.

Setelah dinyatakan sesuai dengan harga motor yang dibeli, pemilik uang koin Dasar Wahyudi, warga Desa Barurejo, Kecamatan Siliragung ini akhirnya pulang dengan membawa sepeda motor baru yang diinginkannya. Ditemui di rumahnya, pria yang sehari-hari pedagang kelapa, dan buah ini mengaku menabung dengan uang koin sudah ia lakukan sejak kecil.

Uang koin yang dibayarkan untuk membeli sepeda motor itu merupakan hasil tabungannya selama 2 tahun 4 bulan yang dikumpulkan ke dalam sebuah kaleng biskuit setiap harinya.

Bahkan kini, suami dari Endang Trinawati ini masih terus mengumpulkan uang-uang koinnya untuk kembali mewujudkan impiannya membeli satu unit mobil baru yang harganya mencapai ratusan juta rupiah.

Pria ini memilih menabung dengan uang koin bukanlah tanpa alasan. Menurut dia, dengan menabung menggunakan uang koin receh, uang tabungan itu tidak akan diambil meskipun sedang membutuhkan uang. Beda bila yang disimpan uang pecahan Rp 100 ribu, dirinya akan mudah mengambil uang tabungan, sehingga uang tabungannya tak segera terkumpul.