10 Wisata Gua di Jawa Timur Terpopuler, Tidak Hanya di Pacitan

Oleh Husnul Abdi pada 28 Des 2019, 15:45 WIB
Diperbarui 28 Des 2019, 15:45 WIB
Wisata Pacitan
Perbesar
Goa Gong yang memesona (sumber: pacitankab)

Liputan6.com, Jakarta Wisata gua di Jawa Timur memiliki berbagai destinasi yang sangat menarik. Walaupun wisata gua ini seakan-akan tenggelam dengan wisata alam lainnya, berbagai gua di Jawa Timur ini tidak kalah indahnya dengan wisata alam lainnya. 

Wisata gua di Jawa Timur terpopuler memang kebanyakan terletak di Pacitan, namun ada juga gua indah yang tak kalah ramai dikunjungi di tempat-tempat lainnya. Apalagi berbagai fasilitas yang telah disediakan di gua-gua ini bisa membuat kamu lebih nyaman mengunjunginya.

Wisata gua di jawa timur terpopuler bisa jadi alternatif liburan bagi kamu. Jika kamu sedang bosa liburan ke pantai dan ingin mengeksplor hal-hal baru, wisata gua bisa jadi solusi tepat. Gua yang telah memiliki fasilitas lengkap juga bisa dijadikan wisata untuk keluarga.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Sabtu (28/12/2019) tentang wisata gua di jawa timur

Gua Gong dan Gua Tabuhan

Goa Tabuhan
Perbesar
Goa Tabuhan (Sumber: pacitankab.go.id)

Gua Gong

Pacitan dikenal dengan sebutan Kota Seribu Gua. Hal ini dikarenakan Pacitan memiliki banyak obyek wisata gua dengan panorama yang indah, salah satu yang paling terkenal adalah Gua Gong.

Objek wisata Pacitan satu ini menawarkan pemkamungan indah dari stalaktit dan stalagmit. Bahkan karena keindahan stalaktit dan stalakmit yang dimiliki membuat Gua Gong menjadi gua terindah se-Asia Tenggara.

Panorama stalaktit dan stalagmit yang keren tersebut bisa kamu temukan di dalam gua yang terletak di Desa Bomo, Kecamatan Purung Donorejo, Kabupaten Pacitan. Kedalaman Gua Gong mencapai 256 meter dan dibutuhkan waktu 2 jam untuk menelesuri keseluruhan area gua.

Dari mulut gua, pengunjung akan disuguhkan pemkamungan yang sangat indah, dimana terdapat sebuah pagar kristal yang sangat indah, dibalut dengan pancaran lampu yang tidak kalah menarik.

Pemkamungan di dalamnya tak kalah dengan gua Phong Nha yang ada di Vietnam. Di ujung gua, pengujung juga akan menemukan stalaktit yang sangat besar dan ketika dipukul akan mengeluarkan suara ‘gong’, seperti suara gong dalam gamelan.

Gua Tabuhan

Masih di Pacitan, wisata gua di Jawa Timur terpopuler selanjutnya adalah Gua Tabuhan. Gua Tabuhan adalah salah satu gua yang menjadi kebanggan Pacitan. Di gua ini tersimpan sejumlah stalaktit yang menghasilkan bunyi seperti gamelan lengkap.

Jika beruntung, kamu bisa menyaksikan grup kesenian setempat memainkan musik dengan batu-batu di sana. Dari fenomena unik itu gua tersebut kemudian diberi nama Gua Tabuhan. Hingga saat ini, keunikan itu yang menjadi daya tarik tersendiri salah satu lokasi wisata favorit masyarakat Pacitan ini. Objek wisata Pacitan satu ini terletak di desa Wareng, kecamatan Punung, Pacitan.

Gua Tetes dan Gua Lo-Bangi

Gua Tetes
Perbesar
Gua Tetes, Lumajang, Jawa Timur. (Sumber Foto: ichaalnaecha/Instagram)

Gua Tetes

Selanjutnya ada Gua Tetes yang sangat indah sebagai salah satu wisata gua di Jawa Timur terpopuler. Gua Tetes terletak di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Jika berangkat dari Kota Lumajang, kurang lebih memakan waktu 1 jam perjalanan. Jarak Gua Tetes dari pusat kota Lumajang kurang lebih 50 KM.

Secara persis nya, Gua ini berada tepat di bawah sebuah air terjun. Sehingga air yang dibawa oleh arus air terjun pun merembes masuk ke dalam gua. Rembesan tersebut menetes melalui dinding gua,dan hal itulah yang melatar-belakangi asal usul nama Gua Tetes ini.

Meskipun perjalanan menuju lokasi Gua sedikit melelahkan, namun semua itu akan terbayar dengan panorama pemkamungan yang ada di sepanjang jalan, sehingga perjalanan pun terasa menyenangkan. Ketika kamu menyusuri jalan setapak yang menuju lokasi wisata, kamu akan menjumpai panorama tebing, tumbuh tumbuhan, dan lumut yang cantik.

Gua Lo – Bangi

Malang lebih dikenal sebagai destinasi wisata pegunungan dengan Gunung Bromo dan Semeru yang jadi destinasi favorit para wisatawan. Namun ternyata, Malang juga punya destinasi petualangan lainnya yang sangat layak untuk kamu jajal, yakni destinasi petualangan susur Gua Lo-Bangi di kecamatan Donomulyo Malang Selatan.

Wisata gua di Jawa Timur terpopuler sati ini cukup panjang, jaraknya mencapai sekitar 10 km, namun para cavers pemula biasanya hanya melakukan penelusuran sepanjang 5 km, dengan titik awal di Gua Lo hingga berakhir di Gua Bangi.

Pintu masuk di Gua Lo bertipe vertikal dengan kedalaman 6 meter. Sepanjang perjalanan susur Gua Lo-Bangi, kamu akan dimanjakan dengan ornament-ornamen gua yang sangat indah.

Gua Luweng Ombo dan Gua Akbar

Ilustrasi dinding gua.
Perbesar
Ilustrasi dinding gua. (iStockphoto)

Gua Luweng Ombo

Kembali ke Pacitan, salah satu wisata gua di Jawa Timur terpopuler selanjutnya adalah Gua Luweng Ombo. ‘Ombo’ dalam bahasa Jawa artinya adalah lebar. Nama ini disematkan karena gua ini memang cukup luas. Mulut guanya  berdiameter 50 meter. Kedalaman gua ini mencapai 130 meter dari permukaan tanah.

Berdasarkan penelitian, Luweng Ombo dulunya merupakan gua horizontal yang atapnya runtuh karena erosi. Dengan menggunakan peralatan SRT (single rope technique), kamu bisa mencapai dasar gua dalam waktu setengah jam.

Di objek wisata Pacitan ini kamu tidak hanya akan menemukan bebatuan seperti di gua lain, tetapi juga pepohonan setinggi 1,5 meter. Berdasarkan keunikan geologinya Luweng Ombo tercatat sebagai salah satu geosite dari Geopark Gunung sewu area Pacitan.

Gua Akbar

Wisata gua di Jawa Timur terpopuler selanjutnya adalah Gua Akbar. Gua Akbar Tuban ini terletak di Desa Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Tepatnya terletak di belakang Pasar Baru Tuban.

Kini gua ini diisi berbagai fasilitas. Jauh dari perkiraan wisatawan tentang gua yang gelap dan berbau kotoran kelelawar, kini di dalam gua telah dibangun jalur dari paving block yang dibatasi oleh pagar steinless steel.

Ditambah dengan berbagai lampu hias yang menyinari stalagtit dan stalagmit. Pengunjung bisa menikmati indahnya bebatuan yang berwarna karena cahaya lampu hias dan bisa mengabadikannya dalam sebuah foto.

Di dalam gua ini juga terdapat mushola untuk beribadah dan sebuah ruangan dengan tempat duduk yang bisa digunakan pengunjung untuk beristirahat sejenak. Setelah keluar dari Gua Akbar, terdapat pedagang-pedagang yang menjual berbagai makanan dan pakaian. Biasanya pakaian dalam motif batik gedhog khas Tuban.

Gua Selomangleng dan Luweng Jaran

Jawa Timur
Perbesar
Gua Selomangleng, Kediri, Jawa Timur. (rayzapranadipa/Instagram)

Gua Selomangleng

Selanjutnya, ada Gua Selomangleng sebagai salah satu wisata gua di Jawa Timur terpopuler. Gua ini merupakan objek wisata populer di Kediri yang berada di utara kota dan dilengkapi akses jalan raya yang mulus, dan tersedia angkutan kota ke sana.

Dinamakan Selomangleng dikarenakan lokasinya yang berada di lereng bukit (bahasa Jawa: Selo = batu, Mangleng = miring), kira-kira 40 meter dari tanah terendah di kawasan. Gua ini terbentuk dari batu andesit hitam yang berukuran cukup besar, sehingga tampak cukup menyolok dari kejauhan.

Sepintas tidak ada yang istimewa di gua batu ini, keunikan baru terlihat begitu mendekati pintu gua. Beberapa meter dibawah mulut gua terdapat beberapa bongkahan batu yang berserakan. Sebagian di antaranya terdapat pahatan. Berbagai corak relief menghiasai dinding luar gua, di antaranya ada yang berbentuk manusia.

Luweng Jaran

Jika kamu menyukai tantangan, Luweng Jaran bisa jadi salah satu pilihan destinasi wisata gua di Jawa Timur. Luweng berbeda dengan gua biasa yang berbentuk horizontal. Luweng tidak hanya memanjang, namun juga menjorok ke dalam perut bumi.

Mulut guanya biasanya berbentuk lubang yang menganga menghadap langit. Luweng jaran ditemukan oleh penduduk sekitar pada tahun 1984. Dari berbagai ekspedisi yang dilakukan, panjang gua ini ternyata mencapai 25 kilometer dan merupakan gua terpanjang di Indonesia.

Kedalaman Luweng Jaran disebutkan mencapai 65 meter. Meski sudah diketahui panjangnya, hingga kini belum ada yang tahu di mana ujung gua ini. Konon, gua ini berakhir di laut.

Gua Lebar Sampang dan Gua Gua Margo Tresno

Ilustrasi gua.
Perbesar
Ilustrasi gua. (iStockphoto)

Gua Lebar Sampang

Wisata Gua Lebar ini berada tepat di tengah kota Sampang, berbeda dengan objek wisata alam lainnya yang kebanyakan berada di daerah pinggiran dan pedalaman. Letak geografis gua yang sangat mudah dijangkau oleh para wisatawan ini menjadi nilai lebih. Kita tidak perlu kerepotan dan kebingungan mencari letak dimana gua berada.

Lebih tepatnya objek wisata alam gua Lebar ini terletak di kelurahan Dalpenang kecamatan Sampang. Memiliki jarak sekitar 800 meter dari pusat kota, atau sekitar lima menit saja untuk bisa menuju kesana.

Objek wisata alam gua Lebar ini merupakan kawasan gua yang menjorok ke dalam tanah yang berbentuk seperti cekungan dengan kedalaman kurang lebih 100 meter.

Hal unik lainnya yang bisa kamu temukan ketika berkunjung ke Gua Lebar ini adalah di atas bentuk cekungan gua banyak ditanami pepohonan rindang nan hijau. Jadi, ketika kamu berada di atas gua akan mendapatkan pemkamungan yang semakin mengagumkan.

Gua Margo Tresno

Wisata Gua Margo Tresno Nganjuk merupakan tempat wisata yang harus kamu kunjungi karena pesona keindahannya tidak ada duanya. Penduduk lokal daerah Nganjuk juga sangat ramah tamah terhadap wisatawan lokal maupun wisatawan asing.

Gua Margo Trisno terkesan sangat magis. Sepanjang perut gua, gelap gulita. Cericit ribuan kelelawar menambah seramnya suasana. Terlebih, lokasinya gua itu sendiri berada di tengah belantara hutan jati Pegunungan Kendeng.

Lanjutkan Membaca ↓