VIDEO: Kebun Kurma Sukorejo Jadi Sarana Penelitian

Oleh Agustina Melani pada 13 Des 2019, 09:00 WIB
Diperbarui 13 Des 2019, 09:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Pohon kurma yang dikenal tanaman khas padang pasir, ternyata bisa tumbuh subur di daerah tropis seperti iklim di Indonesia. Buktinya, di salah satu obyek wisata di Pasuruan, Jawa Timur, pohon kurma bisa tumbuh subur dengan berbagai varietas mulai ajwah, emirat, kholas dan sayer.

Keberhasilan budidaya tanaman kurma ini menjadi daya tarik puluhan petani dari berbagai daerah di Indonesia, untuk belajar menanam dan mengembangkannya di daerah asalnya nanti. Berikut kita simak videonya dalam Fokus, 10 Desember 2019.

Di atas lahan seluas 2 hektar di salah satu obyek wisata di Desa Sukorejo, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan inilah pohon kurma dapat tumbuh subur. Sehingga membuat puluhan petani dari berbagai daerah di Indonesia, tertarik untuk belajar budi daya kurma.

Didampingi seorang ahli tanaman kurma asal Thailand, Dr Kolaka, mereka diajari mengenal berbagai varietas kurma, hingga cara menanam dan memanennya.

Terdapat empat varietas kurma yang dapat tumbuh subur di daerah tropis seperti negara Thailand dan Indonesia, yakni jenis kurma ajwah, emirat, kholas dan sayer yang dapat dipanen setiap 3 bulan sekali. Para petani yang hadir mengaku senang dan termotivasi untuk ikut membudidayakan kurma di daerah asalnya nanti. Bagi mereka, ilmu yang didapat cukup mudah dipahami dan mudah untuk dipraktekkan.

Tak hanya sebagai tempat agro wisata, kebun kurma ini juga kerap dijadikan tempat penelitian dan pembelajaran bagi para peneliti dan mahasiswa di bidang pertanian sebagai upaya pengembangan tanaman potensial bagi para petani.