Pasar Genteng Surabaya, Tempat Berburu Oleh-Oleh Wisatawan Asing

Oleh Liputan Enam pada 10 Des 2019, 08:00 WIB
Diperbarui 10 Des 2019, 09:15 WIB
Pasar Genteng

Liputan6.com, Jakarta - Sebagai kota besar, Pemerintah Kota Surabaya terus-menerus membenahi pariwisatanya. Surabaya berusaha menyuguhkan banyak tempat wisata agar banyak yang berkunjung. 

Wisata yang sedang populer saat ini adalah Surabaya North Quay (SNQ). Kali ini, Kapal Pesiar Viking Orion Cruise kembali berlabuh di Surabaya pada 9 Desember 2019. Pelancong yang berasal dari mancanegara mengunjungi beberapa tempat wisata di Surabaya.

Tempat wisata yang akan dikunjungi di antaranya ada Pura Jagad Karana, House of Sampoerna, Gereja Kepanjen, Tugu Pahlawan, China Town, Pasar Oleh-Oleh Genteng, Hotel Majapahit, Kebun Binatang Surabaya, Balai Kota Surabaya, Air Terjun Putuk Truno, dan Trowulan. Khusus di Balai kota, wisatawan mancanegara ini akan disambut dengan tari-tarian.

Tak lengkap rasanya jika mengunjungi suatu daerah dan melewatkan buah tangan. Beberapa tempat yang dikunjungi oleh mancanegara melewati salah satu pusat dari oleh-oleh khas Surabaya, yaitu Pasar Genteng atau Genteng Kali.

Pasar Genteng ini terletak di Jalan Genteng Besar, Genteng, Kecamatan. Genteng, Surabaya tepatnya di lantai 1. Lantai 2 adalah tempat untuk barang-barang elektronik dan service elektronik.

Melansir disperdagi.surabaya.go.id, Selasa (10/12/2019), ada beberapa toko yang menjual jajanan, di antaranya adalah Toko Sudi Mampir, Toko Bhek, Butik Oleh-oleh dan Toko Bogajaya. Pasar Genteng ini tak hanya tersedia oleh-oleh dari Surabaya saja, tetapi dari Gresik, Sidoarjo, Madura (krupuk udang, ikan asin, jenang, sampai kacang Madura).

Banyak pula makanan khas Surabaya dijual di Pasar Genteng ini, di antaranya kerupuk macan, kerupuk udang, kerupuk bawang putih, sambal petis, bandeng asap, terasi udang, tripang dan masih banyak lagi. Setiap toko biasanya sudah mengepak oleh-oleh untuk memudahkan pembeli.

 

 

(Shafa Tasha Fadhila - Mahasiswa PNJ)

2 of 4

Wisatawan Kapal Pesiar Eropa dan Amerika Kagumi Surabaya

Pelindo III mencatat 153 rencana kedatangan kapal pesiar di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh perseroan di tahun 2019 ini. (Foto: Pelindo III)
Pelindo III mencatat 153 rencana kedatangan kapal pesiar di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh perseroan di tahun 2019 ini. (Foto: Pelindo III)

Sebelumnya, Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya kedatangan Kapal Pesiar “Viking Orion” yang membawa rombongan wisatawan pada Senin, 9 Desember 2019.

Rombongan wisatawan Kapal Pesiar "Viking Orion" yang rata-rata dari Eropa dan Amerika mengagumi keindahan Surabaya saat berkunjung ke Balai Kota Surabaya, Jawa Timur.

"Surabaya adalah kota yang sangat indah. Banyak bunga, pohon-pohon, sangat bagus dan hijau," kata wisatawan asal Amerika Serikat, Jhon, seperti dikutip dari Antara.

Para wisatawan mancanegara berkunjung ke Surabaya menggunakan Kapal Pesiar "Viking Orion" yang berlabuh di Pelabuhan Tanjung Perak. Para wisatawan kemudian melanjutkan perjalanan ke Balai Kota Surabaya.

Saat tiba di Balai Kota Surabaya, mereka mendapat sambutan atraksi reog, tarian tradisional dan musik karawitan. Wisatawan tersebut melihat-lihat beberapa sisi gedung Pemerintah Kota Surabaya yang merupakan bangunan kuno atau cagar budaya.

Selain mengabadikan ragam kesenian yang disajikan, sejumlah wisatawan juga ikut menari mengikuti iringan musik. John mengaku baru pertama kali berkunjung ke Surabaya. Namun, John agak kecewa tidak bisa lama menikmati panorama kota.

Akan tetapi, ia menegaskan, kota berlambang ikan Suro dan Boyo ini benar- benar indah. Wisatawan lainnya, Joan Zeno, juga menyanjung sikap warga Surabaya.

Menurut dia, warga Surabaya ramah-ramah, murah senyum dan baik hati. Meski kunjungan ke Surabaya pertama kali baginya, ia kagum dengan keindahannya. "Kami di sini ikut crew, jadi tidak bisa kemana-mana. Ini hari yang luar biasa, cuacanya yang panas saya suka," kata dia.

3 of 4

Manfaatkan Lima Paket Tur

Pelindo III mencatat 153 rencana kedatangan kapal pesiar di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh perseroan di tahun 2019 ini. (Foto: Pelindo III)
Pelindo III mencatat 153 rencana kedatangan kapal pesiar di sejumlah pelabuhan yang dikelola oleh perseroan di tahun 2019 ini. (Foto: Pelindo III)

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Surabaya, Antiek Sugiharti mengatakan, para seniman yang tampil untuk menghibur para wisatawan adalah anak-anak binaan.

"Mereka yang selama ini kita latih di Balai Pemuda. Kita beri kesempatan mereka tampil," ujar dia.

Tak hanya sajian kesenian, Disbudpar juga menyuguhkan aneka makanan dan minuman tradisional kepada para wisatawan yang mampir ke Balai Kota Surabaya, di antaranya rujak dan sinom buatan UMKM lokal.

Antiek mengatakan dari sekitar seribu wisatawan mancanegara yang datang dengan Kapal Pesiar, sedikitnya ada 800 wisatawan yang memanfaatkan lima paket tour di Kota Pahlawan.

Paket tour tersebut, meliputi Tugu Pahlawan, House of Sampoerna dan beberapa tujuan lain. Ada pula Pura Jagakarana, kemudian Gereja Santa Maria dengan beberapa kunjungan ke taman-taman, serta paket Kebun Binatang Surabaya dan Balai Kota Surabaya.

"Rata-rata, dari beberapa paket tersebut, wisatawan mengambil paket di balai kota," kata dia.

Kadisbudpar mengatakan, tempat-tempat yang dituju para wisatawan bergantung pada biro travel yang membuat paket-paket wisata. Namun demikian, menurut dia, seringkali wisatawan dari Eropa menyukai dengan paket wisata yang bernuansa heritage, seperti ke Tunjungan, Hotel Majapahit, kemudian Joko Dolog dan Balai Kota.

Dari sejumlah destinasi yang ada di Kota Surabaya, tempat-tempat wisata favorit yang sering kali menjadi jujugan adalah Tugu Pahlawan, Museum House of Sampoerna, dan Pura Jagakarana.

4 of 4

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓