VIDEO: Wali Kota Kediri Angkat Bicara soal Viral Video Pengusiran Utusan Pemprov Jatim

Oleh Agustina Melani pada 07 Des 2019, 20:00 WIB
Diperbarui 07 Des 2019, 20:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Polemik atlet dipulangkan karena dituduh tidak perawan terus bergulir. Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengkonfirmasi viralnya video pengusiran utusan Pemprov. Jatim, dari rumah dinasnya.

Wali kota mengusir pegawai Dispora Jatim, bukan KONI Jatim, seperti info yang beredar. Pengusiran dilakukan karena utusan Dispora dianggap berkata kasar dan tak senonoh, membuat SA yang ada di ruangan itu pingsan.

Dalam keterangan kepada wartawan, Wali kota Kediri, Abdullah Abu Bakar mengatakan, pengusiran yang dilakukan kepada pegawai Dispora utusan Pemprov Jatim dilakukan spontan. Hal itu dilakukan karena di ruangan pertemuan di rumah dinas itu, ada SA, orangtua, dan kuasa hukumnya. Wali Kota Kediri juga meminta maaf atas kejadian itu, karena memang tidak sepantasnya utusan Pemprov Jatim, berkata kasar dan tak senonoh kepada anak dibawah umur.

"Saya mengusir karena di situ (rumah dinas) ada anaknya, ada orangtuanya. Saya usir pegawai Dispora Provinsi, Pak Anshori, saya minta maaf, karena memang, kata-kata saya juga tidak berkenan, ini masalah harga diri, karena pesenam kami sudah tidak sewajarnya dilakukan hal-hal seperti, karena melanggar hak asasi manusia, namun kami terus melakukan komunikasi dengan KONI,” kata Abdullah Abu Bakar, Wali Kota Kediri.

Sebelumnya, sebuah video yang diunggah akun instagram @kediriraya, viral di media sosial. Saat itu, disebutkan utusan KONI Jatim, yang kemudian diketahui adalah pegawai Dispora, diusir Wali Kota Kediri, Abdullah Abu Bakar, dari dalam rumah dinasnya.