Omah Tua di Surabaya, Tempat Nongkrong Asyik Berusia 112 Tahun

Oleh Liputan Enam pada 08 Des 2019, 08:00 WIB
Diperbarui 08 Des 2019, 08:20 WIB
Ilustrasi Kopi

Liputan6.com, Jakarta - Surabaya, Jawa Timur menjadi salah satu kota di Indonesia yang simpan kekayaan sejarah. Salah satu ditunjukkan dengan banyak peninggalan sejarah yang menjadi saksi bisu masa lalu.

Di ramai kota maupun di sunyi desa, Surabaya sengaja dititipkan ingatan tentang yang terdahulu. Dalam dinding yang rata, dalam aksara yang sama, dan dalam sebuah kota.

Dari mulai bangunan, prasasti, dan hal-hal bersejarah yang lainnya ada di Surabaya. Untuk bangunan bersejarah, tak sedikit yang dipertahankan keasliannya untuk mempertahankan nilai yang ada di dalam bangunan tersebut. Salah satu contoh adalah kafe yang ada di Surabaya, Omah Tua Coffee.

Omah Tua Coffee, salah satu kafe yang terdapat di sudut kecil kampung yang ada di Surabaya. Omah tua dalam bahasa Indonesia mempunyai arti Rumah Tua. Omah Tua Coffee berada di Kampung Lawas Maspati, Surabaya. Di satu rumah tua ini sebuah kafe dibuka, demikian mengutip berbagai sumber, Minggu (8/12/2019).

Meskipun bernama Omah Tua, kafe ini menyajikan menu makanan dan minuman yang sudah modern dan mengikuti zaman. Untuk minuman di antaranya ada es kopi dan coffee cola float. Sedangkan untuk makanannya ada nasi goreng dan omelet.

Selain menyajikan makanan dan minuman, Omah Tua Coffee di Surabaya ini juga menyediakan buku-buku yang bisa dibaca oleh pengunjung kafe. Terdapat rak kecil yang penuh sesak dengan buku. Bukunya beragam, tapi rata-rata buku yang membahas tentang Jawa.

Tak hanya itu saja, pengunjung kafe juga bisa berswafoto. Setiap sudutnya cocok menjadi background dan mengisi feed instagram Anda. Dari mulai luar bangunan, nuansa masa lalu masih kental terasa. Lalu ketika masuk ke dalam, Anda akan merasakan nuansa Jawa yang kental.

 

2 of 3

Berada di Kampung Lawas Maspati

Kampung Lawas Maspati
Bangunan bersejarah di Lawas Maspati, kampung lawas di Kota Surabaya, Jawa Timur. (Liputan6.com/Dhimas Prasaja)

Lukisan-lukisan yang menggantung di dinding pun seolah menyetujui tentang tuanya bangunan itu. Beberapa perabotan ada yang terlihat sangat klasik seperti kursi kayu yang dudukannya terbuat dari anyaman rotan. Banyak yang datang ke kafe ini, rata-rata adalah komunitas atau pemuda-pemudi. Omah Tua Caffee ini buka setiap hari kecuali Jumat dari pukul 16.00-00.00 WIB.

Dinamakan Omah Tua Coffee karena bangunan rumah yang ditempatinya sudah ada sejak 1907. Jika dihitung, umur dari Omah Tua Coffee itu sudah menginjak 112 tahun.

Omah Tua Caffee berada tak jauh dari Tugu Pahlawan, tepatnya di Jl. Bubutan Jl. Maspati V No.31, Bubutan, Kec. Bubutan, Kota Surabaya, Jawa Timur. Kampung Lawas Maspati adalah salah satu kampung yang mempunyai bangunan-bangunan klasik zaman dulu yang masih berdiri kokoh dan terjaga keasliannya.

Dilansir surabaya.go.id, Kampung Lawas Maspati mempunyai 375 Kepala Keluarga dengan jumlah penduduk 1.750 jiwa. Kampung Lawas Maspati juga menjadi salah satu kampung yang produktif di Surabaya. Salah satu produk unggulannya adalah cincau, lidah buaya, markisa, dan minuman jamu herbal. Seni lukis juga hidup di Kampung Lawas Maspati, tertuang dalam kaos dan topi.

 

(Shafa Tasha Fadhila - Mahasiswa PNJ)

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓