Dinas Kesehatan Jatim Beri Layanan Kesehatan kepada Warga Desa Tropodo

Oleh Liputan6.com pada 26 Nov 2019, 23:22 WIB
Diperbarui 26 Nov 2019, 23:22 WIB
Bea Cukai Kirim Balik 135 Ton Sampah Plastik ke Australia
Perbesar
Tenaga kerja bongkar muat (TKBM) menunjukkan kontainer berisi sampah plastik di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (18/9/2019). Bea Cukai bekerja sama dengan KLHK dan kepolisian memulangkan 9 kontainer berisi 135 ton sampah plastik impor bercampur limbah B3 asal Australia. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur (Jatim) bersama dengan Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BBTKLPP) Surabaya memberikan layanan kesehatan kepada warga Desa Tropodo, Krian, Warga desa tersebut selama ini memproduksi tahu dengan menggunakan bahan bakar limbah plastik.

Solikin, bagian Seksi Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur menuturkan, jika kedatangannya di desa itu ingin memberikan layanan kesehatan kepada warga.

"Kedatangan kami ingin memberikan Layanan kesehatan warga, termasuk melakukan pemeriksaan dasar terkait dengan ISPA," ujar dia, demikian mengutip Antara, Selasa (26/11/2019).

Ia menyebutkan, untuk layanan kesehatan itu pihaknya juga menggandeng tenaga pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Krian, untuk melayani kesehatan warga.

"Kami ingin melihat secara langsung apa yang sedang dialami warga setempat," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pengembangan Teknologi Lab BBTKLPP Surabaya, Eti Suheryati mengatakan, ada beberapa pengambilan contoh penelitian yang dilakukan pada Selasa pekan ini.

"Seperti air bersih, air limbah, dan juga kualitas udara," ujar dia.

Ia menambahkan, setelah diambil contohnya, kemudian dibawa ke lab untuk dilakukan pemeriksaan mendalam, sambil menunggu hasilnya.

"Kemungkinan akan diketahui hasilnya pada delapan hari mendatang," kata dia.

2 dari 3 halaman

Warga Desa Tropodo Deklarasi Tak Pakai Sampah Plastik

Sebelumnya, Warga Desa Tropodo, Kecamatan Krian, Jawa Timur mendeklarasikan diri dengan tidak lagi menggunakan sampah plastik sebagai bahan baku produksi tahu mereka, demi menciptakan lingkungan yang bersih dari polusi.

Pembacaan deklarasi itu dibacakan langsung oleh warga di hadapan Bupati Sidoarjo dan juga forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kabupaten Sidoarjo

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓