VIDEO : Solar Subsidi Langka di Pamekasan, Nelayan Pilih Menambatkan Perahunya

Oleh Agustina Melani pada 15 Nov 2019, 06:00 WIB
Diperbarui 15 Nov 2019, 06:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Kelangkaan solar dalam beberapa hari terakhir di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur membuat para nelayan di pelabuhan rakyat Desa Tamberu, Kecamatan Tamberu, tak melaut beberapa bulan terakhir.

Nelayan sangat sulit mendapatkan solar untuk bahan bakar perahu mereka, dan kalaupun ada, nelayan harus mencari solar ke kabupaten lain.

Para nelayan di pelabuhan tradisional Desa Tamberu, Kecamatan Tamberu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, sebagian besar menambatkan perahunya, karena kesulitan mendapatkan solar. Hanya sebagian kecil nelayan yang masih memiliki persediaan solar, bisa melaut.

Sejak beberapa bulan terakhir ini, mereka mengaku sulit mendapatkan solar, hal itu diduga karena adanya pengurangan suplai pasokan solar. Bahkan untuk mendapatkan solar, agar bisa melaut, mereka terpaksa membeli solar ke kabupaten lain, yakni Sampang. Berikut seperti tayang pada Fokus, 14 November 2019.

Menurut salah satu tokoh masyarakat setempat, sebenarnya di wilayahnya ada stasiun pengisian BBM, khusus nelayan (SPBN), namun sejak beberapa tahun yang lalu, stasiun pengisian BBM tersebut tutup, sementara pihaknya juga tidak mengetahui siapa pemiliknya.

Nelayan berharap tempat pengisian solar itu berfungsi kembali seperti dulu, karena para nelayan setiap hari butuh solar 20 hingga 100 liter, agar mereka bisa beraktivitas normal kembali.