VIDEO: Guru SD di Sidoarjo Ciptakan Inovasi Belajar dari Barang Bekas

Oleh Agustina Melani pada 07 Nov 2019, 05:00 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah inovasi pembelajaran ini diciptakan Endang Kusniati, seorang guru SDN Gelam 2, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Rahasia alat pembelajaran ini digunakan untuk siswa kelas 1, 2 dan 3. Berikut kita simak videonya pada Fokus, 5 November 2019.

Ide awal pembuatan inovasi pembelajaran ini, karena rasa keprihatinannya kepada siswanya yang belum bisa membaca, dan menyusun kalimat dengan baik dan benar, sehingga ia membuat sejumlah inovasi pembelajaran, yakni bernama Bersuka-suka, singkatan dari bermain susun kata, susun kalimat, Meledak: melempar dadu kata dan Arka : arisan kata.

Menariknya, karya kreatif ini terbuat dari sejumlah barang bekas, antara lain, anyaman bambu bekas, kardus bekas, hingga kain flanel. Model pembelajaran Bersuka-suka, misalnya; alat ini terbuat dari anyaman bambu bekas yang berfungsi agar, anak-anak lancar membaca. Cara memakainya, siswa menyusun potongan kata, kemudian dibaca bersama, lalu ditulis.

Alat kedua Meledak atau melempar dadu kata, yang terbuat dari kardus bekas yang dilapisi dengan kertas manila. Cara menggunakannya yakni, dadu dilempar hingga pancingan kata muncul, yang kemudian para siswa membuat kalimat, sesuai dengan kata pada dadu tersebut.

Menurut Endang, dengan ada sejumlah inovasi pembelajaran yang diciptakannya ini, siswa bisa membaca, trampil, menulis hingga mampu menyusun kalimat dengan baik dan benar.

“Kalau anak-anak senang, itu kan pembelajaran jadi berkesan dan dalam ingatan mereka jadi lama, jadi karena anak-anak senang, maka anak-anak menjadi lancar membaca, karena ingin melakukan berkali-kali, sehingga bisa membuat kalimat,” kata Endang Kusniati, Guru SDN Gelam 2.

Diharapkan dengan metode ciptaan Endang ini, bisa ditiru oleh pengajar dan guru lain, sehingga mempermudah proses belajar mengajar siswa didik, terutama bagi siswa di tingkat kelas awal pada sekolah dasar.