VIDEO: Balita Alami Hidrosefalus di Nganjuk, Pengobatan Kurang Maksimal

Oleh Agustina Melani pada 18 Okt 2019, 17:32 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Seorang balita di Nganjuk, Jawa Timur lahir dalam kondisi kurang beruntung, balita yang kini berumur 10 bulan ini mengidap sakit hidrosefalus.

Meski sudah diobatkan ke rumah sakit, namun kepala bayi malah kian membesar. Kondisi ekonomi orang tua yang pas-pasan tak mampu mengobatkan secara maksimal sang buah hatinya.

Muhamad Dwi Arjuna, yang baru berumur 10 bulan ini lahir dalam kondisi yang kurang beruntung. Sejak 9 bulan dalam kandungan, anak pasangan Kasimin dan Malikah, warga Desa Tirtobinangun, Kecamatan Patianrowo, Jawa Timur ini sudah divonis oleh dokter memiliki kelainan di bagian kepalanya.

Saat lahir, hidrosefalus itu tak nampak, namun pasca dioperasi di Rumah Sakit Umum Dr. Soetomo Surabaya dengan biaya kartu KIS, kepala Arjuna malah kian lama kian membesar, hingga dua kali dioperasi, kepala bayi belum juga ada tanda mengecil.

Beruntung seluruh biaya pengobatan ditanggung oleh pemerintah dengan program KIS, namun ia mengeluh dengan biaya transportasi dan biaya hidup, selama di rumah sakit Surabaya yang juga butuh biaya besar, sementara pekerjaan Kasimin sebagai penjual roti keliling, tak mampu mencukupi kebutuhan hidup, apalagi pengobatan sang buah hati.

Kasimin berharap, meminta pemerintah guna memperlancar proses pengobatan Arjuna hingga sembuh. Berikut diberitakan Fokus, 17 Oktober 2019.

Kini pihak keluarga Arjuna berharap ada uluran tangan bantuan dari berbagai pihak, baik pemerintah maupun para dermawan, guna kesembuhan Arjuna.