3 Atlet Muda Berprestasi dari Surabaya

Oleh Liputan Enam pada 15 Okt 2019, 08:00 WIB
(Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Jakarta - Walaupun masih muda, banyak generasi muda Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa. Berbagai prestasi dari berbagai bidang telah mereka berikan untuk tanah air. 

Prestasi yang milenial berikan ini tak hanya dari kelas nasional. Banyak anak muda Indonesia yang telah membawa nama negaranya bahkan ke mancanegara.

Di Surabaya, Jawa Timur terdapat generasi muda berprestasi yang patut dicontoh. Walau umurnya masih terbilang muda, generasi muda itu telah meraih banyak prestasi yang membanggakan kota kelahirannya.  Berikut tiga anak muda berprestasi dari Surabaya yang Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (14/10/2019):

1. Rahmad Adi Mulyono 

Rahmad Adi Mulyono telah berhasil mengharumkan nama Indonesia, khususnya Surabaya. Adi, warga Mulyorejo Utara Surabaya ini mendapatkan medali perunggu speed junior putra dalam ajang IFSC Youth World Championships yang berlangsung di Arco, Italia pada 26-31 Agustus 2019.

Dalam perlombaan tingkat dunia itu, Adi sukses memperoleh peringkat tiga, setelah menang dengan waktu waktu 5,979 detik, berbanding 8,717 detik dari pemanjat tebing asal Ukraina, Y Tkach. Sedangkan untuk juara pertama diraih oleh atlet Rusia.

Sebelumnya, Adi telah mendapat peringkat sebelas dalam kejuaraan panjat tebing tingkat Asia yang berlangsung di Singapura pada 2017. Tak hanya itu, pria asal Surabaya ini juga meraih urutan sembilan pada kejuaraan panjat tebing yang berlangsung di Chongqing, China.

2 of 3

Dellie Threesyadinda

Dellie Threesyadinda
Pepanah Indonesia, Dellie Threesyadinda, melakukan sesi foto dalam rangka menyambut hari ulang tahun Bola.com yang kedua di Studio Bola.com, Jakarta, Minggu (2/4/2017). (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Dellie Threesyadinda atau akrab juga dipanggil Dinda adalah atlet panahan asal Surabaya. Perempuan kelahiran 12 Mei 1990 ini adalah putri dari pasangan Denny Trisyanto dan atlet panahan senior panahan Lilies Handayani.

Banyak prestasi yang telah diraih oleh pepanah asal Surabaya ini. Dinda berhasil menjuarai First Asian Grand Prix di Bangkok pada 2013, meraih medali perunggu di Archery World Cup Turki. Selain itu, Dinda juga memperolah media perunggu dalam Archery World Cup di Inggris, serta medali perak SEA Games 2017.

Dellie Threesyadinda adalah salah satu panahan nasional yang tampil juga di Asian Games 2018. Ia telah mengenal olahraga panah sejak umurnya yang masih lima tahun.

3. Mochamad Supriyadi 

Mochamad Supriyadi menjadi rekor baru dalam sejarah Liga 1 sejak digelar pada 2017. Hal ini karena, umur Supriyadi yang masih 17 tahun ini, Supriyadi diturunkan oleh Persebaya Surabaya di Liga 1 2019. Ia menjadi pemain termuda dalam kompetisi tersebut. 

Pemain sayap asal Surabaya ini pernah menerima beasiswa untuk mengikuti pelatihan Liverpool. Ia juga bergabung dalam Garuda Select yang melakukan pelatihan di Inggris.

Dalam Shopee Liga 1 2019, Supri dua kali membela Persebaya dengan catatan 114 menit bermain. Pertama, saat Persebaya menjamu Persija Jakarta pada 24 Agustus 2019. Selanjutnya, Ia menjadi starter saat Persebaya menghadapi Bali United ke-20.

(Kezia Priscilla, mahasiswi UMN)

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓