VIDEO: Petugas Keamanan Tegaskan Tak Ada Penangkapan Bandar Narkoba di Bandara Juanda

Oleh Agustina Melani pada 01 Okt 2019, 17:03 WIB
Diperbarui 01 Okt 2019, 17:03 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Satuan Tugas Pengamanan (Satgaspam) Bandara Juanda, membantah ada kronologis penangkapan dan penembakan bandar narkoba di wilayah areal Terminal 1 Bandara Juanda, seperti yang diberitakan sejumlah media. Namun, pihaknya tidak membantah jika ada penangkapan di wilayah luar areal Bandara Juanda.

Pernyataan tersebut disampaikan Mayor Laut Feri Hermawan, Dansatgaspam Bandara Internasional Juanda, Kamis siang. Pihak Satgaspam menyatakan tidak ada penangkapan dan penyergapan, apalagi penembakan mati bandar narkoba di area Bandara Juanda, bernama Jufri Ahmad (38), warga Bireun, Aceh.

Meski demikian, Mayor Feri mengakui ada proses penangkapan, tetapi di wilayah luar Bandara Juanda, atau sekitar 2 kilometer dari Bandara Juanda.

Sebelumnya diberitakan, petugas BNN Provinsi Jawa Timur ditemukan barang bukti 1 kg sabu, serta 1 poket bungkusan berisi sabu seberat 30 gram, yang disimpan dalam tas kecil dari tersangka Jufri Ahmad.

Namun, saat dilakukan pengembangan, dengan  diminta menunjukkan tempat persembunyiannya di Surabaya, pelaku Jufri Ahmad berontak dan justru berusaha merampas senjata milik petugas.

Petugas akhirnya terpaksa menembak dan mengenai dadanya sebanyak dua kali. Jasad pria berusia 38 tahun asal Aceh tersebut langsung di bawah ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, untuk dilakukan otopsi, demikian diberitakan pada program Fokus, Jumat, 27 September 2019.