Pemkab Mimika Jamin Keamanan Warga Jatim yang Mengungsi

Oleh Liputan6.com pada 01 Okt 2019, 18:31 WIB
Diperbarui 01 Okt 2019, 18:31 WIB
rusuh papua barat
Perbesar
Aksi unjuk rasa dai Manokwari, Papua Barat. (Liputan6.com/Kabarpapua/Katharina Janur)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika, Papua melalui Wakil Bupati Johannes Rettob menjamin keamanan warga asal Jawa Timur yang mengungsi ke wilayahnya menyusul insiden kerusuhan di Wamena beberapa waktu lalu.

"Mereka aman dan sehat. Kami memberikan jaminan kesehatan maupun keamanan," ujar Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob usai bertemu Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak di Gedung Negara Grahadi di Surabaya, Senin 30 September 2019.

Ia menyampaikan, sampai saat ini terdapat 44 jiwa warga Jatim yang tinggal Wamena memutuskan mengungsi ke Mimika, dan seluruhnya memiliki keinginan kembali, dilansir dari Antara.

"Tadi malam saya bertemu dan berkomunikasi dengan mereka. Rata-rata punya keinginan untuk kembali ke Jatim," ucap orang nomor dua di Pemkab Mimika tersebut.

Menurut dia, dipilihnya Mimika untuk mengungsi karena menjadi salah satu lokasi di Papua yang relatif lebih aman dan kondusif.

"Yang pasti kami selalu berkoordinasi, baik dengan Pemprov Jatim maupun Pemprov Papua, termasuk menerima keinginan mereka masing-masing," tutur Johannes.

 

2 dari 3 halaman

Penjelasan Wagub Jatim

Emil Dardak
Perbesar
Calon wakil gubernur Jawa Timur Emil Dardak berbagi kisah inspiratif dalam acara Inspirato di SCTV Tower, Jakarta, Selasa (20/3). (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Sementara itu, Wakil Gubernur Jatim Emi Elestianto Dardak menjelaskan, kondisi warga Jatim di beberapa daerah di Papua masih terpantau dan pihaknya akan memfasilitasi para pengungsi jika ingin kembali.

Namun, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah warga yang akan dipulangkan, namun diakui seluruhnya tetap dalam pengawasan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyatakan telah menurunkan tim untuk berangkat ke Papua melakukan komunikasi dengan warga Jatim di sana.

Tim terdiri dari perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) dan Dinas Sosial Provinsi Jatim.

Jika warga ingin kembali ke Jatim, kata dia, Pemprov akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan agar disiapkan armada laut dan pesawat Hercules

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Lanjutkan Membaca ↓