VIDEO: Polisi Tangkap Bandar dan Kurir Narkoba Asal Gresik

Oleh Agustina Melani pada 26 Sep 2019, 10:31 WIB
Diperbarui 26 Sep 2019, 10:31 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Dua tersangka yang diringkus Tim Anti Bandit Polsek Tegalsari Surabaya. Yakni MS asal Gresik, Jawa Timur sebagai bandar ganja atau kerap dijuluki operator. 

Seorang lagi berinisial DDK, kurir yang juga warga Gresik. Mereka diringkus, setelah salah satu tersangka, ditangkap polisi, ketika melakukan transaksi di Jl. Basuki Rahmat Surabaya.

Selanjutnya Polisi melakukan pengembangan dan menangkap satu tersangka lagi di Gresik, Polisi kemudian membawa tersangka ke rumahnya untuk dilakukan penggeledahan dan menemukan ganja seberat 2,5 kg, beserta 48.000 pil koplo. Tak hanya itu, polisi juga menyita sabu, seberat 90 gram dan puluhan butir pil ekstasi.

Hasil penyelidikan polisi, keduanya, mengaku jaringan napi di dalam sebuah Lapas. Namun mereka bungkam tak menyebutkan nama Lapas yang dimaksud.

"Berawal dari kita mendapatkan informasi, ada seorang yang diduga membawa narkotika dan Tim Anti Bandit dipimpin oleh Kanit Reskrim Tegalsari, langsung mengamankan di depan TP (Tunjungan Plaza, red), setelah itu Kanit Reskrim melaporkan kepada kami, kita langsung turun tindak lanjuti langsung kita kembangkan sampai di Gresik," kata Kompol. Rendy Surya, Kapolsek Tegalsari, demikian dilansir Liputan6, (24/9/2019).

Sementara itu, modus kedua tersangka dalam menjalani bisnisnya menggunakan sistim ranjau atau tak bertemu dengan pembeli, saat melakukan transaksi jual beli narkoba.

Tersangka kurir mengaku, dirinya tak mendapatkan upah uang dari sang bandar, melainkan upah narkoba yang bisa ia gunakan. Kini polisi masih mengembangkan penyidikan, untuk mengungkap jaringan lapas dari kedua tersangka.