Menelusuri Wagos, Wisata Alam di Gresik

Oleh Liputan Enam pada 30 Sep 2019, 08:00 WIB
(Foto: Dok Disparbud Gresik)

Liputan6.com, Jakarta - Gresik, Jawa Timur mempunyai julukan sebagai kota industri. Terlepas panggilan tersebut, pemerintah setempat terus berupaya mewujudkan daerahnya menjadi kota yang miliki berbagai tempat wisata.

Di kota ini, tersedia berbagai jenis tujuan wisata, ada wisata pulau, wisata bukit batu, dan wisata lainnya. Masing-masing tempat wisata tersebut tentu mempunyai keunggulan, entah dari fasilitas, atau pelayanannya.

Keindahan pesona alam di Gresik, tak jarang mampu menjadi magnet para wisatawan lokal dan mancanegara untuk datang. Oleh karena itu, Pemkot Gresik terus membenahi potensi wisata yang daerahnya miliki.

Dari sekian destinasi di Gresik, kali ini Liputan6.com merangkum mengenai objek Wisata Alam Gosari atau biasa disebut Wagos yang dikutip dari berbagai sumber. Wisata alam ini sekitar 40 KM dari pusat kota Gresik. 

Wisata Alam Gosari (Wagos) merupakan tempat yang memberikan sarana dan prasarana berupa spot-spot yang bisa membuat koleksi foto pengunjungnya terlihat instagramable, seperti dilansir dari instagram @gresiktourism.

Wisata Alam Gosari, Gresik, mengkombinasikan pemandangan alam dengan miniatur-miniatur bangunan unik. Bangunan unik itu, diantaranya ada yang dihias dengan payung-payung dilangitnya, pilar atau tiang bertuliskan bahasa asing, dan konstruksi rumah-rumah yang berwarna-warni. Wisata ini buka setiap hari dari pukul 07.00-17.00 WIB.

Tempat wisata Wagos ini sangat cocok untuk mempercantik feed instagram Anda. Bisa dikunjungi di Desa Gosari, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

(Wiwin Fitriyani, mahasiswi Universitas Tarumanagara)

2 of 3

Menelusuri Wisata Budaya di Klenteng Kim Hin Kiong Gresik

(Foto: Dok Disparbud Gresik)
Klenteng Kim Hin Kiong (Foto: Dok Disparbud Gresik)

Sebelumnya, ingin ke Gresik, Jawa Timur tapi bosan dengan wisata yang itu-itu saja? Cobalah mengunjungi Klenteng Kim Hin Kiong. Di sana pengunjung bisa berlibur sembari belajar mengenai sejarah budaya di masa lalu.

Klenteng Kim Hin Kiong berada di Jalan Dr. Setia Budi Gang Klenteng No. 56 Kelurahan Pulo Pancikan, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik. Klenteng ini berada di tengah-tengah kawasan pecinan yang saat ini mulai berbaur dengan perkampungan Arab.

Klenteng Kim Hin Kiong didirikan pada 1 Agustus 1153. Bisa dikatakan  klenteng ini merupakan salah satu yang tertua di Jawa Timur. Demikian mengutip laman Disparbud Gresik, Minggu, 8 September 2019.

Dari bentuk arsiteknya sendiri, Klenteng Kim Hin Kiong tidak begitu besar, tapi memiliki ciri khas dominasi warna merah dan kuning. Di bagian depan klenteng dihiasi dengan ornamen-ornamen Tiongkok yang khas serta terdapat dua patung cok say (singa).

Sementara pada bagian teras terdapat hiolo dengan ornamen kepala naga. Pada ruang utama terdapat altar untuk memuja patung Dewa Thian San Seng Boo. Pada bagian kanan klenteng terdapat panggung wayang Po Te Hi yang dipentaskan pada waktu-waktu tertentu saja.

Klenteng Kim Hin Kiong juga diketahui sebagai tempat peribadahan Tridharma (Buddha, Taoisem, dan Konfusius). Karena klenteng masih digunakan untuk beribadah pengunjung tidak disarankan untuk memotret bagian dalam klenteng tanpa seizin pengurus.

Klenteng Kim Hin Kiong juga menjadi saksi dari toleransi beragama yang ada di Gresik karena walaupun berada di daerah mayoritas pemeluk agama Islam, tapi jemaat klenteng dan warga sekitar bisa saling menghormati.

(Tito Gildas, mahasiswa Kriminologi Universitas Indonesia)

 

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓