VIDEO: Bantaran Sungai Bengawan Solo Longsor, Warga Kehilangan Tempat Tinggal

Oleh Agustina Melani pada 24 Sep 2019, 02:30 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Bantaran Sungai Bengawan Solo di Lamongan, Jawa Timur kembali longsor. Akibat kejadian tersebut tujuh rumah mengalami rusak dan terpaksa dibongkar, karena tanah di dalam rumah sudah retak, dan membahayakan penguni rumah. Longsoran bantaran Sungai Bengawan Solo tersebut juga mengancam puluhan rumah warga.

Beginilah kondisi bantaran Sungai Bengawan Solo, yang longsor. Sejak sepekan terakhir, tanah di bantaran Sungai Bengawan Solo, di Desa Gendong, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan,  terus mengalami ambles dan longsor. Akibatnya, tujuh rumah mengalami rusak, dan terpaksa dibongkar warga. Longsor juga mengancam, puluhan rumah warga, yang berada di sekitar bantaran Sungai Bengawan Solo.

Bantaran Sungai Bengawan Solo mengalami retak, dan longsor sepanjang 500 meter, dengan kedalaman 10 meter, lebar puluhan meter. Beberapa hari sebelum longsor, tanah di bantaran sungai ini, sudah mengalami retak-retak. Karena tanah terus bergerak, diduga akan ada lagi longsor susulan, yang membahayakan rumah warga sekitar bantaran sungai.

“Untuk kondisi terakhir, semakin meluas, sebelumnya hanya 500 meter, tapi sekarang meluas sampai 600 meter, dengan kedalaman 2 meter sekarang menjadi 6 meter,” kata Muntholib, Kepala Dusun Gendong.

Setelah rumah yang terdampak longsor ini di bongkar, para pemilik rumah kini mengeluh karena belum ada tempat tinggal sementara. Karena mereka belum mempunyai lahan lain untuk didirikan rumah, demikian liputan videonya, Senin (23/9/2019).

Live Streaming

Powered by