VIDEO: Protes Harga Tembakau Murah, Demo di Kantor DPRD Pamekasan Sempat Ricuh

Oleh Agustina Melani pada 21 Sep 2019, 11:55 WIB
Diperbarui 21 Sep 2019, 11:55 WIB

Liputan6.com, Jakarta - Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Peduli Petani Tembakau yang mengadukan nasib petani tembakau karena dibeli murah, Rabu, melakukan aksi demo ke DPRD Pamekasan. Sempat terjadi kericuhan, saat peserta aksi memaksa masuk ke halaman Kantor DPRD Pamekasan, namun dihadang aparat kepolisian. 

Kericuhan terjadi saat massa pengunjuk rasa berupaya masuk ke halaman Kantor DPRD, namun tidak diijinkan pihak kepolisian. Karena tak kunjung ditemui, peserta aksi marah dan memaksa merangsek masuk untuk bertemu anggota DPRD atau Bupati Pamekasan. Kericuhan tidak berlangsung lama, setelah Ketua DPRD Sementara Pamekasan Halili Yasin, bersedia keluar menemui massa aksi.

Setelah dilakukan dialog, anggota dewan setuju dan mendukung jika dilakukan sidak terkait jatuhnya harga tembakau. Sebelumnya massa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Rakyat Peduli Petani Tembakau, melakukan aksi di depan Kantor DPRD Pamekasan.

Mereka membawa aspirasi keluhan masyarakat petani tembakau tentang harga tembakau yang semakin murah, demikian diberitakan pada program Fokus, Kamis, 19 September 2019.

Setelah melakukan aksi dan ditemui anggota dewan di depan Kantor DPRD Pamekasan, peserta aksi bubar dan melanjutkan aksi ke Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan.