Wagub Emil Dardak Apresiasi Perusahaan Inovasi Sampah Plastik di Jatim

Oleh Dian Kurniawan pada 16 Sep 2019, 11:22 WIB
(Foto: Liputan6.com/Dian Kurniawan)

Liputan6.com, Surabaya - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) Emil Dardak mengapresiasi kepada perusahaan yang senantiasa mempunyai program inovasi pengelolaan sampah plastik di Jatim. 

Ia menuturkan, kalau perlu kolaborasi lintas sektoral untuk mengatasi masalah sampah. "Perlu inovasi dan kolaborasi lintas sektoral untuk menemukan solusi bersama mengatasi permasalahan sampah," tutur Emil Dardak

Adapun salah satu perusahaan yang berinovasi yaitu Danone-Aqua. Perseroan melakukan inovasi dengan cara mempromosikan hidrasi sehat sembari melestarikan alam. Perseroan mendukung peralihan dari sebuah model linier ke model melingkar. Botol yang dibuang menjadi sumber daya berharga untuk digunakan kembali. 

Dalam siklus tersebut akan menyentuh lebih banyak masyarakat dan memberikan manfaat ekonomi, dan dari sisi lingkungan juga akan lebih optimal penggunaan plastik.

Hal tersebut yang disampaikan dalam kampanye #BijakBerplastik di ajang East Java Investival 2019 (EJI 2019) Bersama Dinas Penanaman Modal – Pelayanan Satu Pintu Terpadu (DPM- PSPT) Propinsi Jawa Timur. 

"Keduanya akan menjadi investasi sosial sekaligus investasi lingkungan," ujar Sustainable Development Director Danone Indonesia, Karyanto Wibowo.

Acara yang dibuka pada 12 September 2019 oleh Wakil Gubernur Emil Dardak ini menyambut investor untuk berlomba membangun Jawa Timur. 

Selama empat hari, acara pengunjung bisa belajar bagaimana #BijakBerplastik bisa menjadi wujud investasi sosial dan lingkungan untuk Indonesia yang lebih baik.

Karyanto Wibowo mengatakan, pada awal 2018, Danone AQUA telah berkomitmen untuk bisa berkontribusi dalam upaya Pemerintah untuk mengurangi sampah plastik di lautan sampai 70 persen pada 2025. 

2 of 3

Tiga Pilar

Botol plastik
Ilustrasi botol plastik daur ulang (Unsplash.com)

Komitmen ini fokus pada tiga pilar untuk menjawab tantangan sampah plastik di Indonesia, yaitu pengembangan infrastruktur pengumpulan sampah, edukasi konsumen, dan inovasi produk. 

"Kami telah memulai inisiatif ini sejak tahun 2010 dengan mendorong pengumpulan plastik secara inklusif, dan kini telah mampu mengumpulkan 12.000 ton botol per tahun untuk didaur ulang menjadi Recycled  polyethylene terephtalate (R-PET) yang kembali menjadi bahan kemasan botol sesuai dengan food grade dan SNI," kata Karyanto, Minggu, 15 September 2019.

Danone-AQUA telah menggunakan R-PET sebagai bahan campuran botol sebanyak 20 persen. Pertengahan tahun lalu di Bali telah diluncurkan AQUA Life 1,1 liter sebagai bentuk kemasan produk yang terbuat dari 100 persen R-PET dan 100 persen bisa didaur ulang kembali menjadi botol kemasan air minum. 

Saat ini, produk AQUA Life bisa dibeli di Bali dan di Jakarta yang di luncurkan bulan lalu. Di gelaran EIJ 2019, selama empat hari, pengunjung yang belajar #BijakBerplastik di booth AQUA akan mendapatkan produk ini sebagai souvenir. 

Pengunjung bisa belajar bagaimana botol kemasan di cacah, diolah menjadi R-PET juga produk lain. Danone-AQUA telah menggandeng H&M, brand fashion internasional yang mengubah botol kemasan menjadi produk seperti sarung tangan, kaus kaki, T-shirt dan produk fashion lain.

3 of 3

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓