VIDEO: Sulitnya Air di Madura Saat Kemarau Melanda

Oleh Agustina Melani pada 08 Sep 2019, 13:00 WIB
Diperbarui 08 Sep 2019, 23:29 WIB

Liputan6.com, Jakarta Dampak musim kemarau panjang, di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Membuat warga di Desa Kramat, Kecamatan Kedundung terpaksa mengais sisa air kotor di waduk Klampis. Selain untuk mandi dan mencuci, air kotor tersebut juga digunakan untuk minum dan memasak.

Musim kemarau di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, membuat warga semakin resah. Air yang dibutuhkan warga kini sangat sulit didapatkan, terutama di Desa Kramat Kecamatan Kedundung.

Warga terpaksa mengais sisa-sisa genangan air kotor di waduk Klampis, dengan cara membuat lubang dan jalur air di dalam waduk tersebut. Cara ini mereka lakukan, karena kebutuhan untuk mandi, mencuci, serta air minum sulit didapatkan.

Hal tersebut disampaikan oleh Fathor, salah seorang warga setempat, setiap hari harus berjalan jauh melewati retakan tanah kering ke tengah waduk untuk mengambil sisa air. Fathor mengaku, setiap kali mengambil air, harus membiarkan air kotor semalaman di dalam ember di rumahnya, supaya kotoran terpisah dan air pun lebih jernih keesokan harinya.

"Mengambil air itu, tapi airnya masih kotor, mengambil air dari desa-desanya bendungan, kalau bisa saya, minta bantuan kepada pemerintah untuk air bersih semoga untuk buat mandi," ujar Warga Desa Fathor Rohman dalam program Fokus, 2 September 2019.

Warga berharap pemerintah Kabupaten Sampang, Madura segera memberikan bantuan berupa air bersih. Lantaran jika dua bulan lagi jika tidak ada hujan di sekitar waduk ini, kekeringan akan terus meluas di Kecamatan Torjun dan Kecamatan Kedundung.

Yuk saksikan videonya