Mojokerto Bakal Kembangkan Wisata Trowulan

Oleh Liputan6.com pada 25 Jul 2019, 22:00 WIB
Diperbarui 25 Jul 2019, 22:00 WIB
Tol Sumo membentang sepanjang 36,27 kilometer (km) dan menghubungkan Kota Surabaya dengan Kabupaten Mojokerto. (Dok Kementerian PUPR)
Perbesar
Tol Sumo membentang sepanjang 36,27 kilometer (km) dan menghubungkan Kota Surabaya dengan Kabupaten Mojokerto. (Dok Kementerian PUPR)

Liputan6.com, Mojokerto - Pemerintah Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur mendorong pengembangan potensi wisata yang ada di Kecamatan Trowulan, menyusul banyaknya situs peninggalan benda bersejarah yang ada di wilayah kecamatan setempat.

Wakil Bupati Kabupaten Mojokerto, Pungkasiadi mengatakan, Kecamatan Trowulan, sangat unggul di beberapa bidang, salah satunya dari sektor pariwisata.

"Kecamatan Trowulan unggul dengan elemen religi dan atmosfir budaya yang kental. Kecamatan Trowulan masuk sebagai kawasan strategis, sehingga kami dorong semua potensi tersebut agar lebih naik, terutama pada sektor wisata," kata dia saat rembug desa di Kecamatan Trowulan, seperti dilansir Antara, ditulis Kamis (25/7/2019).

Ia menuturkan,  mendukung pengembangan potensi di kecamatan itu, pihaknya telah menggelontorkan sejumlah dana yang diperuntukkan di beberapa desa di kecamatan itu.

"Empat desa di Kecamatan Trowulan, digerojok bantuan keuangan desa (BK Desa) senilai total Rp 2,6 miliar tahun ini," kata dia.

Pungkasiadi juga menekankan pemberian BK desa dimaksudkan, untuk mempercepat pembangunan di pedesaan, guna menyeimbangkan pertumbuhan perekonomian Kabupaten Mojokerto.

"Namun hal tersebut juga butuh sinergi dengan seluruh elemen masyarakat demi terwujudnya pengembangan potensi tersebut," ujar dia.

Ia mengatakan, pembangunan dimulai dari desa sesuai instruksi pusat. "Prinsip kami adalah pemerataan di segala bidang, termasuk potensi wisata ini harus didorong untuk dikembangkan lagi," kata dia.

2 dari 3 halaman

Empat Desa Mendapatkan Bantuan

Pada kesempatan yang sama, Camat Trowulan, Try Rahardjo Murdianto mengatakan, ada empat desa yang mendapatkan bantuan tersebut tersebut antara lain Desa Bejijong Rp 300 juta, Domas Rp 500 juta, Watesumpak Rp 600 juta, dan Tawangsari sebesar Rp 1,2 miliar. Pihaknya juga mengapreasi atas dukungan penuh Pemkab Mojokerto, terlebih Kecamatan Trowulan terus menunjukkan prestasi.

"Di antaranya masuk 6 besar lomba 10 Program Pokok PKK yang akan dilakukan penilaian pada 29 Juli di Desa Jatipasar," ujarnya.

Di Kecamatan Trowulan banyak lokasi wisata sejarah di antaranya candi-candi peninggalan kerajaan Majapahit seperti, Candi Brahu, Candi Bajangratu, Candi Tikus, Candi Wringinlawang, Pendopo Agung, Kolam Segaran.

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Lanjutkan Membaca ↓